Jeritan Pilu Suara Hati di Tengah Bantuan Sosial Tunai

Jeritan Pilu Suara Hati di Tengah Bantuan Sosial Tunai
Mari Berbagi


HMSTimes.com, NATUNA – Bantuan Sosial Tunai (BST), senilai Rp 600.000 yang dikucurkan pemerintah melalui kementerian Sosial lewat pembayaran melalui PT POS, menjadi perhatian salah seorang warga Bandarsyah, kelurahan Bandarsyah di media sosial facebook, Natuna dalam komentarnya.

Nama statusnya di medsos FB yaitu Pelangi Ntn, namun berkat nama dalam tulisan itu juga tertulis Zulkifli Nasution. “knp d pileh2 pak.kmi gk dpt pk tinggal d bandrasah air legek .suami sy gk kerja gara2 korona kerjaan gk ada,susah kali dpt uang tuk hidup ,zulkipli nasution”. Komentarnya.

Terkait hal itu, awak media HMSTimes.com (Bung Lubis), mencoba menelusuri kebenaran dari komentar tersebut. Turun langsung ke alamat dan mencari tahu yang bernama Zulkifli Nasution, (15/5/2020).

Saat bertemu Zulkifli Nasution, dirinya menuturkan panjang lebar terkait komentar yang dilontarkan seseorang berstatus Pelangi Ntn yang merupakan keluarganya. “Betul bang, Kami Rt4/Rw4 cuma beberapa KK saja yang mendapatkan bantuan itu.” Jelasnya dengan mimik wajah yang tampak  gundah gulana.

Untuk mempertegas kebenaran itu, salah seorang ibu rumah tangga, Mitrawati (35 tahun), saat dikonfirmasi juga menuturkan hal yang sama. “Sangat disayangkan penyaluran bantuan sosial tunai senilai Rp 600.000 tidak merata”. Ujarnya.

Sementara itu saat dikonfirmasi ketua RT4/RW4 Kaling 1, kampung Air Lingek, Kelurahan Bandarsyah, Muhtar, mengatakan warganya terdiri dari 53 KK dan diantaranya 6 KK merupakan pekerjaan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan selebihnya serabutan.

Selanjutnya Muhtar juga mengakui apa yang disampaikan warga terkait bantuan sosial tunai Rp 600.000 adalah merupakan hak warganya. “Kita jalankankan tugas sesuai arahan dari lurah setiap Rt 5 KK Pak Wartawan”. Katanya.

Bukan itu saja, bagi warga yang telah menerima bantuan – bantuan sebelumnya, juga tidak bisa mendapatkan bantuan sosial tunai Rp 600.000. “Pusing dan sedih menghadapi keluhan warga secara langsung datang kerumah dan melalui telpon”, tambahnya.

BACA JUGA:  Beraksi Selama 3 Tahun, Tim Gabungan Polda Kepri Amankan Pelaku Penggelapan Kendaraan

Pernah warga saya yang telah mendapatkan bantuan sembako dari BANK RIAU Kepri bertanya, kenapa dirinya tidak dapat bantuan tunai dari kementerian sosial? Sementara tidak ada hubungannya bantuan sembako dari Bank, dengan bantuan pemerintah melalui kementerian sosial. Katanya gitu, “ungkap Muhtar.

Menyikapi pertanyaan warganya, Muhtar yang telah berusia lanjut ini mengatakan, semua ini arahan dari lurah yang kami jalankan, jadi saya juga telah menghimbau kepada warga saya untuk diipertanyakan langsung ke kantor lurah.

Selain itu, istri Rt juga tidak bisa dapat bantuan Rp 600.000, karena informasinya Pak Rt sudah punya gaji Rp 500.000 per bulan” jelas Muhtar yang didengar dan dibenarkan sang istri tercinta.

(Bung Lubis)


Mari Berbagi
Redaksi HMS Times

Redaksi HMS Times

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com