Kepala BP Batam Tutup Layanan Rapid Tes di Bandara

Kepala BP Batam Tutup Layanan Rapid Tes di Bandara
M.Rudi, Kapala BP Batam
Mari Berbagi


HMSTimes.com, BATAM – Sehubungan dengan aktifnya layanan rapid tes berbayar, guna persyaratan terbang sebagai bukti tidak tarjangkit covid-19,menuai banyak protes dari masyarakat, pasalnya penumpang harus mengeluarkan biaya tambahan untuk mengecek kesehatannya sebesar 400 ribu rupiah.

Menindaklanjuti protes tersebut, kepala BP Batam Rudi, akhirnya memutuskan pelayanan rapid tes tidak diaktifkan di bandara Hang Nadim Batam, terhitung mulai hari ini, Rabu, 13 Mei 2020.

“Barusan saya perintahkan kepala BuBu Bandara pak Swarso, agar menutup layanan tersebut, ” Jelas Rudi di Engku Putri, Rabu (13/05/2020).

Rudi menjelaskan, adapun pelayanan tersebut dilakukan, lantaran beberapa waktu lalu salah satu penumpang yang hendak keluar kota, membawa surat kesehatan hasil rapid tes yang sudah kedaluwarsa. Jadi kata Rudi, Kepala Bandara berinisiatif menjalin kerjasama untuk membuka layanan rapid tes di bandara.

“Jadi masa berlaku surat dari kedokteran hanya 1 minggu, untuk mempermudah Kepala Bandara mengambil inisiatif sendiri, beliau sudah lapor ke KKP cuma belum lapor kesaya, ” Tegas Rudi.

Kata Rudi lagi, pihaknya akan menyurati seluruh agen tiket di Batam, agar penumpang harus melengkapi surat kesehatan sebelum berangkat, lantaran hal tersebut merupakan aturan kesehatan yang wajib dilakukan di masa pandemi ini.

“Sebelum berangkat pergilah kerumah sakit untuk rapid tes dulu dengan biaya sendiri, karena pemerintah tak bisa masuk ke ranah itu, ” Tutup Rudi.

(Adl)

Berita Terkait:

BACA JUGA:  Dr. Richard Pasaribu: Terkait Dengan kepulangan WNI Dari Luar Negeri Untuk Menegakkan Protokol Kesehatan Dengan Sebaik-baiknya


Mari Berbagi
Redaksi HMS Times

Redaksi HMS Times

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com