Kamis, 12 Maret 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Pariwisata Sumut
Dearman Damanik. (Foto: dokumentasi pribadi)

Dengan Homestay, Masyarakat Beroleh Manfaat Ekonomi Langsung dari Pariwisata

12 September 2020

Medan, 200 kata

Tonggo Simangunsong Tonggo Simangunsong
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

Pengembangan homestay di kawasan wisata akan berpotensi besar membuat masyarakat merasakan dampak ekonomi secara langsung dari pariwisata. Akomodasi homestay akan mendorong masyarakat menjadi pelaku wisata secara langsung.

“Pemilik rumah langsung berinteraksi dengan wisatawan, dan wisatawan juga dapat merasa dekat dengan objek wisata yang dikunjunginya,” kata pemandu wisata senior dari Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Sumatra Utara (Sumut), Dearman Damanik, kepada HMStimes.com, Sabtu, 12 September 2020.

Hanya saja, kata Dearman, masyarakat di kawasan wisata perlu mendapatkan pemahaman dan kesadaran sebagai pelaku pariwisata. Pemilik homestay seharusnya dapat menjadi tuan rumah yang baik untuk tamunya. Tidak hanya menyediakan fasilitas, kamar, dan toilet yang bersih, mereka juga harus memiliki wawasan yang baik tentang destinasi wisata di daerahnya.

Menurut dia, standar homestay umumnya maksimal lima kamar. Pemiliknya sebaiknya bisa berinteraksi dan menjaga privasi tamu.

Berita Lain

Wabup Ariston Ajak Koperasi Desa Bergerak Cepat, Tekankan Semangat Kekeluargaan dan Gotong Royong

Wabup Ariston Tua Sidauruk: Ramos Pantas Jadi Langkah Nyata Wujudkan Samosir Bebas Stunting

Pemkab Samosir Sambut Pelari dari 27 Negara, TOTK Tampilkan Samosir di Panggung Internasional

Sepakat, Bupati Samosir dan DPRD Teken KUA-PPAS APBD 2026

Sebenarnya, di Sumut homestay sudah berkembang, terutama di kawasan wisata berbasis alam, misalnya di Kabupaten Toba. Sayangnya, sebagian tidak dikelola langsung pemilik rumah.

“Pemilik rumah di Jakarta, tapi disuruh orang menjaga rumah itu. Akhirnya wisatawan tidak mendapatkan apa yang seperti mereka harapkan,” kata Dearman. Sesungguhnya, kata dia, wisatawan ingin berinteraksi dengan pemilik homestay.

Belakangan ini di daerah lain, seperti Kabupaten Tapanuli Tengah, homestay juga sudah mulai dikembangkan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dari sektor pariwisata.

Berita Lain

Ranperda LAM pelestarian budaya daerah. (Foto: Humas DPRD).

Pansus DPRD Kota Batam Bahas Ranperda Lembaga Adat Melayu Dalam Mendukung Pelestarian Kebudayaan Daerah

20 Februari 2026
Wakil Menteri Koperasi dan UMKM RI, Helvi Yuvi Moraza saat berkunjung ke kawasan Jodoh Boulevard, Jumat, 9 Januari 2026. (Foto: Humas BP).

BP Batam Terus Mengembangkan Pariwisata Batam Sebagai Motor Penggerak Perekonomian

9 Januari 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS