Minggu, 12 April 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
ATB Batam
Sistem flokulator milik PT Adhya Tirta Batam (ATB) di Instalasi Pengelolaan Air (IPA) Duriangkang, Sei Beduk, Batam. (Foto: Fathur Rohim)

Humas BP Batam: Peserta Terbaik Adalah PT Moya Indonesia

8 September 2020

Batam, 254 kata

Fathur Rohim Fathur Rohim
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

Badan Pengusahaan (BP) Batam angkat bicara terkait dengan tender pemeliharaan dan operasi sistem pengelolaan air minum (SPAM) dari PT Adhya Tirta Batam (ATB) ke PT Moya Indonesia. Tender itu dilakukan untuk mencari perusahaan yang mampu mengelola suplai air untuk masyarakat Batam, Provinsi Kepulauan Riau, selama enam bulan masa transisi yang dimulai pada 12 Agustus 2020 lalu.

Kepala Biro Humas, Promosi, dan Protokol BP Batam, Dendi Gustinandar, mengatakan panitia tender mengundang sejumlah perusahaan yang mempunyai pengalaman dalam pengelolaan SPAM di Indonesia. Pengalaman itu, kata dia, harus memenuhi kriteria, salah satunya memiliki kapasitas minimum 3.000 liter per detik.

“Berdasarkan hasil evaluasi penawaran yang dimasukkan oleh para peserta, ditetapkan peserta terbaik adalah PT Moya Indonesia. Penetapan PT Moya sebagai pemenang sudah dilakukan pada tanggal 4 September 2020 kemarin. Selanjutnya bagi peserta yang keberatan dapat melakukan sanggahan pada tanggal 7 sampai dengan 9 September 2020,” kata Dendi kepada HMStimes.com di Batam Center, Selasa, 8 September 2020.

Sementara itu, Presiden Direktur PT ATB, Benny Andrianto, mengaku heran dengan adanya lelang yang dimenangkan oleh PT Moya Indonesia itu. Katanya, jika peralihan pengelolaan SPAM hanya berlangsung selama enam bulan, hal itu justru akan menjadi permasalahan.

Berita Lain

Kepala BP Batam Sambut Wali Kota Kupang, Dashboard Investasi Jadi Percontohan

TNI AL Perkuat Kesiapsiagaan di Selat Singapura Lewat Indosin-26

Ratusan Kontainer Limbah B3 Masih Menumpuk di Batuampar

Kecelakaan Kerja di PT Karyasindo Samudra Biru Shipyard, Satu Orang Meninggal Dunia

“Kan, bisa menunjuk ATB untuk masa enam bulan itu. Setelahnya barulah masa konsesi bisa dialihkan ke operator lain,” katanya kepada HMS, Senin, 7 September 2020.

Ia mengatakan, kalau pengelolaan SPAM oleh PT Moya Indonesia hanya untuk enam bulan, hal itu akan mempersulit perusahaan itu sendiri, karena nanti PT Moya Indonesia harus menyiapkan segalanya, mulai dari transfer sistem, IT, dan SDM hanya untuk enam bulan. “Kalau masa enam bulan tadi habis, lalu mereka tidak terpilih lagi, bagaimana?” kata Benny.

Berita Lain

Kunker Wali Kota Kupang ke BP Batam meninjau dashboard perizinan investasi berbasis digital. (Foto: Humas BP).

Kepala BP Batam Sambut Wali Kota Kupang, Dashboard Investasi Jadi Percontohan

11 April 2026
Kepala BP dan wakil Kepala BP menerima kunjungan dari KPK RI dalam rangka koordinasi pencegahan korupsi . (Foto: Humas BP).

Bersama KPK, BP Batam Perkuat Pencegahan Korupsi di Kawasan Industri, KEK dan PSN

9 April 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS