Kamis, 22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
DPRD Sumut
Thomas Dachi, anggota DPRD Sumut dari daerah pemilihan Nias. (Foto: Tonggo Simangunsong)

Nias Jangan Diisolasi, Nanti Rusuh

15 September 2020

Medan, 280 kata

Tonggo Simangunsong Tonggo Simangunsong
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

Anggota DPRD Provinsi Sumatra Utara dari daerah pemilihan Nias, Thomas Dachi, menolak dengan tegas rencana pemberlakuan isolasi transportasi udara dan laut dari dan ke Pulau Nias. Menurut politisi Gerindra itu, isolasi transportasi akan melumpuhkan perekonomian masyarakat di Nias.

“Menekan angka penyebaran Covid-19 itu ada benarnya, tapi Covid yang mau ditangani hanya beberapa orang. Tapi kalau isolasi transportasi, itu semua masyarakat dari semua kabupaten akan mati semua,” kata Thomas Dachi kepada wartawan di ruang kerjanya di gedung DPRD Sumut di Jalan Imam Bonjol, Kota Medan, Selasa, 15 September 2020.

Bahkan, dia khawatir jangan sampai masyarakat di Nias rusuh apabila rencana isolasi direalisasikan. “Waktu pertama kali stop kapal dan penerbangan ke Nias, apa kata masyarakat di Nias, ‘Jangan bunuh kami. Lebih bagus kami mati dengan corona daripada mati enggak makan.’ Saya khawatir nanti masyarakat akan membakar kantor pemerintahan,” kata Dachi.

Menurut dia, tanpa isolasi pun ekonomi masyarakat di Pulau Nias masih sulit. Apalagi dengan diberlakukannya nanti isolasi transportasi, maka ekonomi masyarakat di sana akan semakin terpuruk.

Berita Lain

Wabup Ariston Ajak Koperasi Desa Bergerak Cepat, Tekankan Semangat Kekeluargaan dan Gotong Royong

Wabup Ariston Tua Sidauruk: Ramos Pantas Jadi Langkah Nyata Wujudkan Samosir Bebas Stunting

Pemkab Samosir Sambut Pelari dari 27 Negara, TOTK Tampilkan Samosir di Panggung Internasional

Sepakat, Bupati Samosir dan DPRD Teken KUA-PPAS APBD 2026

Katanya, sejauh ini ekonomi Nias masih tergantung dari arus perdagangan dari daerah lain, seperti Sibolga dan Sumatra Barat. “Nias itu belum mandiri dalam hal ketahanan pangan, masih disuplai dari Sibolga dan Padang. Kalau disetop, bahaya itu,” katanya. Karena itu, dia meminta Gubernur Sumut mempertimbangkan dengan matang rencana isolasi tersebut.

Bagi Thomas Dachi, kelangsungan ekonomi masyarakat Nias lebih penting daripada penanganan Covid-19 yang dinilai kurang berpihak kepada masyarakat secara menyeluruh. Dia menyarankan solusi terbaik ialah memperketat protokol Covid-19, antara lain memperketat arus masuk ke Nias.

“Jangan diganggu alur perekonomian. Sebaiknya protokol yang diperketat, sebab sejauh ini masih terbiasa dengan zona hijau sehingga cuek dengan protokol. Kalau masalah zona merah, tidak lebih merah Nias daripada Medan, Siantar, atau Simalungun,” katanya.

Berita Lain

Gubernur Sumatra Utara Bobby Afif Nasution. (Foto: Ist./ detik.com)

Tinggalkan Rapat Paripurna DPRD Tanpa Pamit, Gubernur Sumut Dapat Sorotan

28 Juli 2026
Kunjungan kerja anggota DPRD Asahan ke kantor bupati Asahan bahas Pengembangan Pondok Pesantren di Provinsi Sumatra Utara. (Foto: Risma./ HMS).

Pemkab Asahan Terima Kunjungan Kerja DPRD Provinsi Sumatra Utara Bahas Ranperda Pesantren

6 Januari 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS