Senin, 15 Desember 2025
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
TPU Batam
Tempat pemakaman umum (TPU) Sei Temiang, Batam, khusus untuk jenazah Covid-19. (Foto: Nilawaty Manalu)

Pekuburan Covid-19 di Batam Makin Banyak Terisi

11 September 2020

Batam, 320 kata

Nilawaty Manalu Nilawaty Manalu
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

Petugas penggali kubur jenazah Covid-19 di tempat pemakaman umum (TPU) Sei Temiang, Sekupang, Batam, Kepulauan Riau, mengatakan lahan yang dikhususkan untuk jenazah Covid-19 itu sudah makin banyak terisi.

Persemayaman terakhir korban Covid-19 itu dibedakan dari TPU umum. Letaknya berada di sisi kiri TPU umum. Sekilas, pekuburan itu tidak terlihat dari jalan raya Sei Temiang-Tanjung Riau, karena rerimbun pohon menutupinya. Jalan menuju ke sana masih berupa tanah. Pintu masuk ke lahan pekuburan seluas seperempat hektare itu berupa gapura bercat kuning dan hijau.

Edo, seorang penggali kubur di sana, mengatakan jumlah kuburan jenazah Covid-19 sudah mencapai 80 hingga hari Jumat, 11 September 2020. “Tempatnya memang dibuatkan baru,” kata Edo kepada HMStimes.com.

Meski ada lokasi baru untuk TPU, penggalinya tidak ada yang baru. Penggali kubur untuk jenazah Covid-19 adalah penggali makam umum. Khusus untuk jenazah Covid-19, jumlah penggali yang ditugaskan sebanyak delapan orang. Mereka bekerja secara bergiliran.

Berita Lain

RSBP Batam Raih Penghargaan Indonesian Best Golden Awards 2025

BP Batam Menambah Water Tangki Selama Proses Pengerjaan Interkoneksi Pipa di Daerah Sengkuang

Tournament Amsakar Chess Cup Menawarkan Hadiah yang Cukup Menarik

Kolaborasi BP Batam bersama Bappenas – Pemkot Surabaya: Bahas Strategi Pengembangan Wilayah

Edo mengatakan pemerintah menyediakan insentif khusus untuk para penggali kubur jenazah Covid-19. “Dibayar per lubang oleh pemerintah,” katanya. Soal berapa besaran uang itu, “Tanya ke Perkim [Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman] saja,” katanya.

Ditanya kapan terakhir kali ia menguburkan jenazah Covid-19, Edo menjawab, “Baru saja.” Katanya, mobil ambulans “baru saja” mengantarkan jenazah ke TPU Covid-19 itu.

Edo mengatakan para penggali kubur di sana tidak selalu mengetahui asal-asul jenazah yang mereka kuburkan, dan tidak semua nisan dibubuhi nama, tergantung permintaan keluarga jenazah. Biasanya mereka melakukan acara pemakaman dengan singkat dan cepat.

“Siapa dan dari rumah sakit mana, kami tidak selalu tahu,” katanya. Tugasnya hanya menggali tanah dan langsung menguburkan jenazah setibanya di sana.

Dia selalu bersiaga kapan pun ambulans datang membawa jenazah Covid-19. “Jika jenazah datang tengah malam, tengah malam itu juga kami menggali dan menguburkannya,” kata Edo, yang sudah dua tahun menekuni pekerjaan sebagai penggali kubur.

Selama melakukan tugasnya, Edo dan kawan-kawannya diperlengkapi dengan alat pelindung diri yang disediakan oleh pemerintah.

“Saya meminta masyarakat lebih menjaga diri. Patuhilah anjuran protokol kesehatan, dan ingat keluarga yang kita cintai,” kata Edo.

Berita Lain

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin tiba di Istana Jakarta untuk menghadap Presiden Prabowo, Selasa, 3 Juni 2025.(Foto: Ist./ detikcom).

Menkes Dipanggil Ke Istana Lapor Langsung Kasus Covid-19

4 Juni 2025
Surat Edaran Dirjen P2 Kemenkes. (Foto: Ist./Dok. Kemenkes).

Kemenkes: Waspadai Kasus Covid-19 Meningkat

1 Juni 2025

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS