Senin, 16 Februari 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Pulau kosong tempat Reki Heriadi (23) warga Desa Pesisir Timur, Anambas, Kepulauan Riau, terdampar. (Foto: Basarnas)

2 Hari Hilang di Laut, Warga Anambas Terdampar di Pulau Tanpa Penghuni

23 September 2021

Batam, 270 kata

hms hms
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

Reki Heriadi (23) warga Desa Pesisir Timur, Anambas, Kepulauan Riau, yang juga merupakan anak buah kapal (ABK) KM Star 86 dilaporkan hilang di perairan Anambas, Minggu, 19 September 2021 kemarin. Setelah melakukan pencarian selama dua hari, korban kemudian ditemukan di Pulau Tokong Malang Biru, pulau kosong berbentuk gundukan batu.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna, Mexianus Bekabel, mengatakan, korban diketahui terpeleset saat mencuci tangan di belakang kapal. Menurutnya, korban kemudian terombang ambing selama dua malam sejak dilaporkan hilang.

“Saat jatuh ke laut, korban hanya mengenakan celana pendek saja. Korban lalu hanyut sampai ke titik koordinat Pulau Tokong Malang Biru yang terletak di laut Natuna atau bagian dari laut Cina Selatan,” kata dia dalam siaran pers yang diterima HMS, Kamis, 23 September 2021.

Mexianus menjelaskan, dalam proses pencarian korban, Kantor SAR Natuna turut dibantu oleh Polairut Anambas, 3 kapal nelayan sekitar, dan turut ikut pula abang dari Reki Heriadi sendiri. Sebelum berhasil menemukan Reki, kata dia, tim pencarian lebih dulu melihat seseorang yang melambai-lambaikan tangan di Pulau Tokong Malang Biru.

Berita Lain

Kepala BP Batam Amsakar Achmad Apresiasi Rapat Anggota Tahunan Koperasi Karyawan

Sinergi Event Budaya dan Infrastruktur Wujudkan New Nagoya

RSBP Fun Run 2026 Sukses Digelar, Perkuat Silaturahmi dan Budaya Hidup Sehat di Kawasan Sekupang

BP Batam Dukung Pengembangan Pendidikan Vokasi, Dorong Peningkatan Kualitas SDM

“Karena kondisi pulau yang tidak memungkinkan untuk kapal bersandar, korban kami minta untuk turun ke tebing lalu terjun ke laut. Sementara itu, salah satu petugas juga sudah stand by di laut dengan pelampung untuk segera mengevakuasi korban,” katanya.

Setelah diberi pakaian dan makanan, korban kemudian dibawa ke RSUD Tarempa untuk diperiksa kesehatannya.

“Di RSUD Tarempa korban juga turut didampingi pihak keluarga,  dengan demikian operasi saya nyatakan ditutup. Terima kasih kepada semua pihak yang terlibat,” katanya.

Berita Lain

Proses Reklamasi yang menyebabkan pencemaran laut
Tanjung Buntung, Kota Batam, Jumat, 28 November 2025. (Foto: Akar Bhumi Indonesia).

Nelayan Desak Hentikan Reklamasi Ugal-Ugalan di Bengkong

28 Desember 2025
Peserta aksi damai ‘Nelayan Batam Menggugat’ membentangkan
spanduk penolakan aktivitas reklamasi yang mencemari perairan Nongsa, Kota Batam,
Rabu (24/12). Mereka mendesak mendesak Kementerian Lingkungan Hidup untuk
mengaudit pencemaran laut, menghentikan aktivitas yang berdampak, mendesak
perusahaan melakukan pemulihan ekosistem pesisir, serta memastikan perlindungan
ekonomi dan hak hidup nelayan terdampak. (Foto: Akar Bhumi Indonesia).

Nelayan Batam Desak Kementerian Lingkungan Hidup Audit Reklamasi PT BSI

28 Desember 2025

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS