Sabtu, 7 Maret 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Tim gabungan mengevakuasi jasad Fauzi (10), bocah yang hilang terseret arus saluran air pada, Jum’at, 13 Agustus 2021 kemarin. (Foto: Basarnas Tanjung Pinang).

Bocah yang Terseret Arus di Parit Batu Ampar Ditemukan Meninggal

14 Agustus 2021

Batam, 235 kata

Fathur Rohim Fathur Rohim
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

Fauzi (10), warga Kelurahan Seraya Atas, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam, Kepulauan Riau, yang hilang terseret arus saluran air pada, Jum’at, 13 Agustus 2021 kemarin, ditemukan meninggal dunia sekitar 5 km dari lokasi kejadian.

Kepala Kantor Basarnas Tanjung Pinang, Mukmin, mengatakan, pencarian telah dilakukan sejak kemarin hingga dilanjutkan pada Sabtu, 14 Agustus 2021. Usai Fauzi ditemukan, jasadnya pun langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri.

“Dalam operasi ini, terdapat tim gabungan yang terdiri dari Kantor SAR Tanjung Pinang, Pos SAR Batam, Polresta Barelang, Baninsa, Damkar Batam, dan masyarakat setempat,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, Fauzi (10), warga Kelurahan Seraya Atas, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam, Kepulauan Riau, hilang terseret arus saluran air atau parit yang tak jauh dari rumahnya, Jum’at, 13 Agustus 2021.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.30 WIB saat daerah itu diguyur hujan deras. Posisinya saat itu dia sedang bermain dalam selokan, kemudian jatuh terpeleset dan masuk ke bagian parit yang airnya sedang meluap.

Berita Lain

PT Pradana Samudra Lines Bertanggung Jawab atas Insiden Tugboat Terbalik di PT ASL

Tugboat Terbalik di Perairan Tanjung Uncang, Tiga ABK Tewas dan Satu Hilang

Bandara Hang Nadim Siapkan 248 Extra Flight untuk Mudik Lebaran

Polda Kepri Ungkap Perambahan Hutan Taman Buru Pulau Rempang

Kapolsek Batu Ampar, AKP Salahudin mengatakan, korban sampai sekarang belum ditemukan. Pihaknya bersama Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) masih berusaha menyisir lokasi kejadian.

Menurut Salahudin, yang ia khawatirkan dalam pencarian ini ialah saluran tempat hilangnya korban dekat dengan sungai. “Paritnya besar dan ada sungai juga, apalagi di dekat parit ada perusahaan,” katanya kepada HMS.

Oleh karena itu, ia mengatakan semua personelnya sudah diturunkan khusus untuk mencari bocah malang tersebut. Pencarian dilakukan dengan menelusuri sepanjang parit hingga ke Sungai, “Hari ini harus ketemu, karena kami sudah mengerahkan semua anggota,” katanya.

Berita Lain

Kapal tugboat milik PT Pradana Samudra Lines terbalik di perairan Tanjung Uncang, Batam (Dok SAR Tanjungpinang)

PT Pradana Samudra Lines Bertanggung Jawab atas Insiden Tugboat Terbalik di PT ASL

7 Maret 2026
Kapal tugboat tenggelam di kawasan perairan PT ASL Shipyard Batam (Dok: SAR Tanjungpinang)

Tugboat Terbalik di Perairan Tanjung Uncang, Tiga ABK Tewas dan Satu Hilang

7 Maret 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS