Kamis, 21 Mei 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Ilustrasi. (Foto: dok. Shutterstock)

DPRD Batam Minta Tidak Ada Diskriminasi pada Siswa yang Belajar dari Rumah

13 Februari 2021

Batam, 295 kata

Fathur Rohim Fathur Rohim
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

Pemerintah Kota (Pemko) Batam, Kepulauan Riau berencana kembali menyelenggarakan belajar tatap muka di sekolah tingkat menengah pertama (SMP) di wilayah mainland dalam waktu dekat. Dengan begitu, nantinya akan ada dua metode pembelajaran, yakni belajar tatap muka di sekolah dan di rumah (daring).

Menanggapi hal itu, salah satu wali murid, Gusmeli (38) mengaku mendukung sepenuhnya kebijakan tersebut. Menurutnya, anaknya yang kini duduk di kelas IX SMP N 4 Batam lebih banyak menghabiskan waktu untuk bermain gim ketimbang mengerjakan tugas sekolah yang diberikan pada kelas daring.

“Kalau ada tugas juga jawabannya dengan mudah dia cari di Google. Jadi apa yang dia pelajari,” katanya kepada HMStimes.com, Selasa, 9 Febuari 2021.

Gusmeli juga mengatakan, sebagai orang tua tunggal, beban kerjanya juga kini bertambah sejak proses belajar dilakukan secara daring.

Berita Lain

Kepala BP Batam Lantik Pejabat Struktural Tingkat II di Lingkungan BP Batam

Amsakar Achmad Tinjau Pengerjaan Pemasangan Jaringan Pipa Distribusi Air Minum

BP Batam Kecam Perusakan Puluhan Tanaman Bugenvil di Beberapa Titik Lokasi

Amsakar Achmad Tutup Rangkaian Kejuaraan Voli Piala Wali Kota 2026, Berikut Deretan Prestasi BP Batam

“Kalau cuma mengawasi saja ya tidak masalah, tapi kalau harus menjelaskan salah satu soal kadang suka bingung juga karena tidak paham,” katanya.

Sementara Ketua Komisi IV DPRD Kota Batam, Ides Madri, mengatakan dengan dua metode pembelajaran itu, pihak sekolah harus adil dengan tidak memberlakukan diskriminasi terhadap siswa yang belajar daring.

“Artinya siswa yang belajar secara daring tetap punya hak yang sama dengan murid yang hadir langsung di sekolah. Kami menyarankan saat guru mengajar, bisa menggunakan siaran langsung untuk siswa yang belajar daring. Hal ini sebagai upaya agar siswa daring bisa mendapat ilmu yang sama dengan yang belajar tatap muka,” katanya kepada wartawan, Selasa, 9 Febuari 2021.

Menurutnya, upaya itu bisa dilakukan secara bertahap hingga proses belajar kembali normal. Ia pun mengakui, daya serap ilmu yang didapat dari guru lebih bagus secara tatap muka. Namun, lantaran pandemi Covid-19, orang tua juga berhak tidak mengizinkan anaknya untuk belajar secara tatap muka di sekolah.

Hal ini dikarenakan kekhawatiran orang tua siswa anaknya agar tidak terpapar virus Covid-19. Sehingga memilih belajar secara daring.

“Sebenarnya terpaksa. Tapi mau bagaimana lagi,” katanya.

Berita Lain

Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono memperlihatkan sejumlah barang bukti hasil penyidikan kasus dugaan eksploitasi seksual anak di Batam (Dok: Polresta Barelang)

WNA Malaysia Ditangkap di Batam, Polisi Dalami Dugaan Eksploitasi Seksual Anak

15 Mei 2026
Pejabat Polda Kepri saat menunjukan barang bukti praktik perjudian online internasional di Kota Batam (Dok: Polda Kepri)

Polda Kepri Ungkap Praktik Judi Online Internasional di Batam

13 Mei 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS