Senin, 26 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, saat memimpin apel gabungan penegakan protokol kesehatan. (Foto: Humas Pemko)

Gegara Pandemi, Investasi Puluhan Triliun Tunda Masuk Batam

11 Juni 2021

Batam, 283 kata

hms hms
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan, pandemi Covid-19 membuat para investor menahan diri untuk menanam modalnya di Batam. Investasi yang sedang menunggu nilainya mencapai puluhan triliun. Itulah alasan mengapa penerapan protokol kesehatan menjadi fokus utama pemerintah saat ini supaya kondisi ekonomi bisa kembali pulih.

“Setahun lebih covid, pasti kita rasakan betapa ekonomi susah dan aktivitas masyarakat terganggu, tugas kita agar covid ini teratasi,” kata Rudi saat apel gabungan penegakan prokes di Makodim 0316/Batam, Kamis, 10 Juni 2021.

Ia menyebutkan, dirinya yang didukung seluruh Forkompimda sedang fokus membangun Batam. Maka tidak heran pembangunan yang telah dilakukan menstimulus masuknya investasi. Namun kini, investor masih menahan diri karena pagebluk belum sepenuhnya teratasi.

“Sekarang banyak yang mau masuk, mereka sedang menunggu,” katanya.

Berita Lain

Jaga Ketersediaan Air Baku Batam, BP Batam Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca

Ketua DPRD Batam Kamaluddin Minta Maaf atas Molornya Jadwal Paripurna, Segera Perbaiki Koordinasi

Perkuat Kepedulian terhadap Sesama, BP Batam Gelar Donor Darah dalam Rangkaian Hari Bakti ke-55

BP Batam dan Dewan Pers Perkuat Sinergi Kemitraan Media: Dorong Ekosistem Jurnalisme Tumbuh Profesional dan Berkualitas

Tidak main-main, investasi bahkan ada yang nilainya mencapai puluhan triliun. Menjemput kejayaan Batam inilah salah satu alasan Rudi fokus mengembangkan infrastruktur baik jalan, bandara, pelabuhan hingga menyiapkan KEK kesehatan bertaraf internasional.

“Kita atasi pandemi, ekonomi akan kembali bergairah kembali. Investasi dan pariwasata akan hidup,” katanya.

Kini upaya menekan pandemi terus dilakukan baik dengan intens mengingatkan masyarakat agar tetap menjalankan prokes maupun melaksanakan vaksinasi.

Terkait vaksinasi, ditargetkan setidaknya 70 persen dari populasi warga Batam harus divaksin. Dia ingin target vaksinasi itu segera tercapai.

“Ajak semua masyarakat 18 tahun ke atas ikut vaksin, saya kira petugas kita siap melayani,” kata dia.

Rudi mengatakan, upaya penegakan prokes dan tracing pasien terkonfirmasi tanpa gejala, kini telah menunjukkan hasil. Hal ini terlihat dari jumlah warga yang dirawat di Asrama Haji maupun di rumah-rumah sakit banyak yang sembuh. Namun demikian, sosialisasi ke masyarakat harus tetap dijalankan agar kasus tidak bertambah kembali.

“Di Asrama Haji dari seribuan kini tersisa hanya 200 lebih, banyak yang sembuh. Di lapangan juga harus kita upayakan agar kasus tidak bertambah,” kata Rudi.

Berita Lain

Pegawai Pemerintah Malaysia Diperas di Batam, Dua Pelaku Ditangkap Polisi

6 Juli 2026

Trafo Kelebihan Beban, PLN Batam Bangun Gardu Baru di Senjulung

6 Juli 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS