Jumat, 1 Mei 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Foto kiriman anggota DPR RI kunjungi para petani cabai di Kecamatan Padang Batung, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Habib Aboe Bakar Minta Legislator PKS Borong Cabai Hasil Panen Para Petani

23 Oktober 2021

Nasional, 255 kata

H. Achmad Ristanto H. Achmad Ristanto
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Habib Aboe Bakar Al Habsyi meminta pemerintah memperhatikan, dan memperbaiki tata niaga cabai. Hal tersebut diungkapkannya setelah melihat rendahnya harga cabai merah di tingkat petani.

“Saya melihat persoalan harga cabai disebabkan oleh rantai perdagangan atau tata niaga yang panjang. Harga di tingkat konsumen terakhir atau pasar jauh lebih mahal, penyebabnya alur distribusinya yang panjang yang dikarenakan dari petani tidak langsung ke pasar, tetapi dikuasai dahulu oleh pengepul, distributor bahkan spekulan pun ikut bermain,” katanya melalui pesan singkat kepada Parlementaria, media Humas Setjen DPR RI Jumat, 22 Oktober 2021.

Menurutnya, biaya penanaman dan perawatan cabai cukup tinggi. Jadi harga Rp18 ribu per kilo di tingkat petani tentunya tidak berimbang dengan biaya produksinya. Pemerintah perlu memperhatikan situasi ini, harus ada strategi agar harga cabai juga bisa menguntungkan para petani.

Informasi tersebut diperoleh, saat dirinya reses di Kecamatan Padang Batung, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan (Kalsel). Pada kesempatan itu politisi dari Fraksi PKS ini juga menampung semua aspirasi para petani.

Berita Lain

LDA Disepakati, SKK Migas Sebut Gas Masela Ludes Terjual

Menhan Tinjau Latsarmil ASN di Markas Korps Marinir Cilandak

Kemenimipas Bina 365 ASN Pelanggar Disiplin di Nusakambangan

BBM Nonsubsidi Naik Signifikan, Pertamina Pertahankan Harga Pertalite Rp10.000/Liter

Salah satunya permohonan para petani agar pemerintah lebih memperhatikan nasib mereka yang menanam cabai. Jangan sampai saat panen tiba, harga yang didapatkan petani turun drastis.

Melihat kondisi tersebut Aboe Bakar juga tak lupa memborong cabai merah yang baru dipanen para petani, dengan harga yang lebih tinggi dibanding yang berlaku umum. Ia juga mengajak seluruh legislator dari PKS memberi dukungan dengan memborong cabai dan hasil pertanian lainnya.

“Cabai ini akan kita bagikan ke masyarakat lagi, saya yakin emak-emak atau Ibu-ibu pasti akan senang kalau dikasih cabai,” kata politisi Daerah Pemilihan Kalsel ini.

Berita Lain

Laut di sekitar pesisir Bengkong tercemar akibat aktivitas reklamasi (Dok:Akar Bhumi Indonesia)

Hari Nelayan 2026, Ancaman Iklim dan Ekspansi Industri Menekan Nelayan Kecil

8 April 2026
Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus (Dok: Istimewa)

YLBHI Desak Polisi Usut Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

14 Maret 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS