Minggu, 25 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Kantor Wali Kota Batam, (Foto: Fathur Rohim)

Jelang Puasa Ramadan, BPS Batam Waspadai Kenaikan Bahan Baku

23 Februari 2021

Batam, 271 kata

Fathur Rohim Fathur Rohim
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

Pada Januari 2021 Indeks Harga Konsumen (IHK) Kota Batam, Kepulauan Riau, mengalami inflasi hingga 0,68 persen. Inflasi ini terjadi karena adanya kenaikan IHK dari 104,67 persen di Desember 2020 menjadi 105,38 di Januari 2021. Sementara inflasi tahun ke tahun (year on year) atau Januari 2021 terhadap Januari 2020, diketahui sebesar 1,65 persen.

Kepala BPS Kota Batam, Rahmad Iswanto, menjelaskan, jika dilihat dari kelompoknya, inflasi yang terjadi di Januari 2021 disebabkan oleh naiknya lima kelompok.

Ia menjabarkan, kelompok pertama adalah makanan, minuman, dan tembakau naik sebesar 2,65 persen. Kelompok penyediaan makanan dan minuman atau restoran naik sebesar 1,82 persen. Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya naik sebesar 0,39 persen. Kelompok pakaian dan alas kaki naik sebesar 0,20 persen. Serta kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga naik sebesar 0,04 persen.

“Sebaliknya, dua kelompok mengalami penurunan yaitu kelompok transportasi turun sebesar 2,11 persen. Lalu kelompok kesehatan turun sebesar 0,06 persen. Sedangkan empat kelompok lainnya tidak mengalami perubahan indeks harga,” katanya kepada wartawan, Selasa, 23 Februari 2021.

Berita Lain

Ketua DPRD Batam Kamaluddin Minta Maaf atas Molornya Jadwal Paripurna, Segera Perbaiki Koordinasi

Perkuat Kepedulian terhadap Sesama, BP Batam Gelar Donor Darah dalam Rangkaian Hari Bakti ke-55

BP Batam dan Dewan Pers Perkuat Sinergi Kemitraan Media: Dorong Ekosistem Jurnalisme Tumbuh Profesional dan Berkualitas

Investasi Korea di Batam Tembus USD65,1 Juta, BP Batam Jemput Peluang Baru di Seoul

Ia mengatakan, di awal tahun 2021, Batam mengalami inflasi hingga 0,68 persen dan hal itu disebabkan oleh komoditas-komoditas bahan pokok seperti telur ayam ras, daging ayam ras, cabai, sayur, bayam, dan kangkung yang mengalami kenaikan. Sehingga, kata dia, menyebabkan inflasi yang bisa dibilang tidak rendah tetapi juga tidak cukup tinggi.

“Artinya, inflasi Batam di awal tahun ini lebih tinggi dibandingkan dua tahun lalu dari 2020 dan 2019. Hal ini yang turut menjadi perhatian kami, mengingat sebentar lagi kita akan menyambut momen puasa dan lebaran,” katanya.

Hal itu pun menjadi konsen BPS Batam, sebab menurut Rahmad, biasanya di bulan empat atau April kenaikan permintaan berbagai macam komoditas kebutuhan akan muncul. Selain itu, kata dia, meski pandemi belum menunjukkan tanda berakhir, tetapi kegiatan ekonomi masyarakat tetap berjalan dan menggeliat kembali di 2021.

Berita Lain

Pegawai Pemerintah Malaysia Diperas di Batam, Dua Pelaku Ditangkap Polisi

6 Juli 2026

Trafo Kelebihan Beban, PLN Batam Bangun Gardu Baru di Senjulung

6 Juli 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS