Jumat, 1 Mei 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa sampaikan keterangan pers usai peresmian instalasi rumah tahanan di Pomdam Jaya, Selasa, 20 April 2021. (Foto: Istimewa)

Kasad Resmikan Instalasi Tahanan Militer Canggih

20 April 2021

Nasional, 238 kata

H. Achmad Ristanto H. Achmad Ristanto
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

Kepala Staf Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa menjamin tidak akan ada lagi perundungan prajurit saat harus menjalani pembinaan di instalasi tahanan militer.

Mereka yang nakal melakukan pelanggaran sumpah prajurit sapta marga, akan ditangani secara lebih manusiawi saat harus menjalani pembinaan.

Kepada pers usai meresmikan instalasi tahanan militer di Markas Polisi Militer Kodam Jaya/Jayakarta, Setia Budi, Jakarta Selatan, Selasa, 20 April 2021 lebih lanjut menyatakan, untuk pertama kalinya TNI Angkatan Darat memiliki smart instalasi tahanan militer.

Dijelaskan, smart ini karena memang berbasis ICT atau information communication technology. “Sehingga semuanya ini sudah diintegrasikan sedemikian rupa,” ujar Kasad.

Berita Lain

Kemenimipas Bina 365 ASN Pelanggar Disiplin di Nusakambangan

BBM Nonsubsidi Naik Signifikan, Pertamina Pertahankan Harga Pertalite Rp10.000/Liter

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 190 kg Emas di Bandara Halim Perdanakusuma

Sebanyak 15 Korban Tewas Kecelakaan KA di Stasiun Bekasi Timur Teridentifikasi

Lebih lanjut dikemukakan, instalasi tahanan militer ini sangat aman dan juga terkendali. Sebab semua aktivitas telah terprogram secara otomatis. “Jadi tidak lagi misalnya manual penguncian kemudian nyala lampu dan sebagainya. Jadi semuanya sudah diprogram secara elektronik sehingga bisa otomatis,” tambahnya.

Selain itu, instalasi tahanan tersebut disebutnya lebih manusiawi. Jenderal TNI ini menjamin tidak akan terjadi lagi perundungan. “Instalasi tahanan ini lebih manusiawi. Karena tidak mungkin lagi ada bullying di dalam. Segala bentuk gerakan itu ada analisisnya yang dilakukan langsung oleh artificial intelligence. Jadi semua sudah serba otomatis,” Andika menekankan.

Lebih lanjut dikemukakan, instalasi tahanan militer canggih ini berdiri di atas tanah seluas 1.500 meter persegi. Bisa menampung prajurit warga binaan hingga 83 orang binaan.

Jenderal TNI Andika berharap bisa mendapatkan anggaran untuk pengadaan satu lagi instalasi tahanan canggih seperti ini. Kepada Polisi Militer Kodam Jaya diperintahkan bisa memanfaatkan fasilitas ini secara optimal.

Berita Lain

Laut di sekitar pesisir Bengkong tercemar akibat aktivitas reklamasi (Dok:Akar Bhumi Indonesia)

Hari Nelayan 2026, Ancaman Iklim dan Ekspansi Industri Menekan Nelayan Kecil

8 April 2026
Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus (Dok: Istimewa)

YLBHI Desak Polisi Usut Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

14 Maret 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS