Minggu, 25 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Grafik kasus DBD di Kota Batam dari tahun 2017 sampai 2021 awal. (Foto: Dinas Kesehatan Kota Batam)

Kasus DBD di Batam Terus Meningkat Setiap Tahunnya

26 Februari 2021

Batam, 224 kata

hms hms
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Batam setiap tahunnya terus meningkat. Hal itu dapat dilihat dari data yang dicatat oleh Dinas Kesehatan Kota Batam yang diperoleh HMS.

Pada tahun 2017, kasus DBD di Kota Batam tercatat sebanyak 593 kasus, lalu naik 46 kasus pada tahun 2018 menjadi 639 kasus. Pada tahun 2019 naik kembali menjadi 728 kasus dan pada tahun 2020 sebanyak 763 kasus.

Kasus DBD masih menjadi momok yang menakutkan bagi masyarakat Kota Batam. Misalnya pada tahun 2021 yang baru berjalan 2 bulan sudah mencatatkan sebanyak 145 kasus. Hal ini lebih banyak dari pada tahun sebelumnya di periode yang sama, yaitu 113 kasus.

Penyakit yang disebabkan oleh nyamuk Aedes Aegypti ini bisa menyerang siapa saja, dan semua kelompok umur.

Berita Lain

Ketua DPRD Batam Kamaluddin Minta Maaf atas Molornya Jadwal Paripurna, Segera Perbaiki Koordinasi

Perkuat Kepedulian terhadap Sesama, BP Batam Gelar Donor Darah dalam Rangkaian Hari Bakti ke-55

BP Batam dan Dewan Pers Perkuat Sinergi Kemitraan Media: Dorong Ekosistem Jurnalisme Tumbuh Profesional dan Berkualitas

Investasi Korea di Batam Tembus USD65,1 Juta, BP Batam Jemput Peluang Baru di Seoul

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusumarjadi, penyakit ini bisa berakibat fatal, yaitu berujung pada kematian. Terus meningkatnya kasus ini menurutnya disebabkan kurang pedulinya masyarakat terhadap lingkungan tempat tinggalnya sendiri.

Ia mengimbau masyarakat untuk terus peduli terhadap lingkungan tempat tinggalnya dan selalu membersihkan rumah. “Kita harus mulai kembali gerakan membasi nyamuk dan 4M Plus agar terus dilaksanakan,” katanya kepada HMS pada Jumat, 26 Februari 2021.

Menurutnya, gerakan membasmi nyamuk tergantung dari kemauan dari pemilik masing-masing rumah, karena hanya mereka yang bisa melakukan hal tersebut.

Ia menekankan kepada masayarakat untuk melakukan 4M Plus dengan sebaik-baiknya, yakni menguras, mengubur, menutup, memantau tempat yang potensial sebagai tempat nyamuk berkembang biak serta menghindari gigitan nyamuk, menggunakan pemberantas nyamuk dan menggunanakan kelambu.

Berita Lain

Pegawai Pemerintah Malaysia Diperas di Batam, Dua Pelaku Ditangkap Polisi

6 Juli 2026

Trafo Kelebihan Beban, PLN Batam Bangun Gardu Baru di Senjulung

6 Juli 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS