Senin, 26 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Tiga pengusaha yang terlibat kasus pencucian uang kredit bank plat merah.

Kasus Lama Pencucian Uang Kredit Bank Plat Merah Mulai Terang

2 September 2021

Batam, 216 kata

hms hms
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

Direktorat Kriminal Khusus Polda Kepulauan Riau, menangkap tiga pengusaha yang berkomplot dengan mantan kepala cabang bank plat merah dalam melakukan pencucian uang kredit Rp7,4 miliar. Ini adalah kasus tahun 2017 yang mulai terungkap setelah bank mencurigai salah satu krediturnya.

“Kasus ini terungkap saat kredit pembayaran macet, dan setelah ditelusuri ternyata nama kreditur digunakan atas nama orang lain,” kata Ditreskrimsus Polda Kepri, Kombes Pol Teguh, 2 September 2021.

Hasil penelusuran itulah didapat keterlibatan 3 tersangka berinisial FD (45), RS (47), dan HA (39) ini. Pelaku FD dan RS merupakan pengusaha developer perumahan yang mengajukan kredit ke pihak bank mengunakan 23 sertifikat. Modusnya, yaitu melakukan peminjaman atas nama karyawannya.

“Ketiga pelaku berhasil mencairkan uang pinjaman karena fasilitas Kepala Cabang (Kacab) Bank di Karimun berinisial TR,” kata dia.

Berita Lain

Amsakar Respons Keluhan Wali Murid, Penambahan Ruang Kelas SDN 013 Sekupang Jadi Prioritas

Jaga Ketersediaan Air Baku Batam, BP Batam Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca

Ketua DPRD Batam Kamaluddin Minta Maaf atas Molornya Jadwal Paripurna, Segera Perbaiki Koordinasi

Perkuat Kepedulian terhadap Sesama, BP Batam Gelar Donor Darah dalam Rangkaian Hari Bakti ke-55

Teguh menjelaskan, hasil pencucian uang tersebut digunakan ketiga pelaku untuk kepentingan pribadi, dan hanya sebagian kecil untuk developer. “Yang dirugikan adalah pihak bank dalam kasus ini,” kata dia.

TR sendiri sudah divonis pada 2017, dan dijatuhi hukuman pidana penjara selama 8 tahun atas kasus tindak pidana perbankan. Terungkapnya ketiga orang ini, petugas pun sekarang katanya sedang memeriksa 22 saksi yang dipakai ketiga tersangka.

Atas perbuatannya, ketiga tersangka dijerat Pasal 66 Ayat (1) Huruf A UU Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah juncto Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHPidana atau Pasal 3 dan/atau Pasal 5 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

(Romi Kurniawan, Kontributor HMS)

Berita Lain

Pegawai Pemerintah Malaysia Diperas di Batam, Dua Pelaku Ditangkap Polisi

6 Juli 2026

Trafo Kelebihan Beban, PLN Batam Bangun Gardu Baru di Senjulung

6 Juli 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS