Sebuah kapal mogok di perairan Terusan Suez kembali terjadi. Kali ini kapal tanker M/T Rumford, yang kandas Selasa, 7 April 2021, seperti dilaporkan Reuters Kamis, 8 April 2021.
Namun demikian kejadian tersebut tidak begitu mengganggu jalur pelayaran antara Laut Merah dan Laut Tengah itu. Dalam 10 menit, Otoritas Terusan Suez (SCA) langsung mengirim kapal tunda Tim Hope dan Mosaed 3 membantu tanker yang berhenti di perairan yang sibuk dilalui lalulintas kapal dunia itu.
Kapal tersebut dilaporkan tiba-tiba mogok sesampai di bagian selatan terusan. Kejadian ini berbeda dengan nasib kapal tanker Ever Given yang dikatakan terhempas badai pasir, M/T Rumford mogok akibat mati mesin.
“Otoritas segera menangani masalah mesin kapal pengangkut minyak,” kata SCA.
SCA menambahkan lalu lintas pelayaran tidak terganggu dengan kejadian tersebut. Sebanyak 84 kapal berhasil melintasi kedua sisi Terusan Suez pada hari itu.
Dalam informasi yang tertera di Marine Traffic, M/T Rumford merupakan kapal tanker dengan ukuran panjang 243,8 meter dan lebar 42 meter. Kapal itu dibangun pada 2012 dan saat ini berlayar di bawah bendera Italia.
Diketahui kapal tanker naas itu sedang dalam perjalanan mengangkut minyak seberat 62 ribu ton.
Sebelumnya, kapal peti kemas Ever Given juga kandas di terusan tersebut dan menutupi jalur perdagangan vital itu hingga enam hari. Kerugian akibat insiden kandasnya kapal berukuran panjang 400 meter itu ditaksir mencapai lebih dari US$ 1 miliar atau Rp 14,4 triliun.



