Kamis, 21 Mei 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia, Luhut Binsar Panjaitan, meresmikan operasional PT Batam Slop and Sludge Treatment Center (BSSTEC) di kawasan Jembatan II Barelang, Batam, Kepulauan Riau, Kamis, 18 Maret 2021. (Foto: Fathur Rohim)

Luhut Binsar Panjaitan Resmikan Perusahaan Pembersih Tangki Kapal di Batam

18 Maret 2021

Batam, 254 kata

Fathur Rohim Fathur Rohim
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia, Luhut Binsar Panjaitan, meresmikan operasional PT Batam Slop and Sludge Treatment Center (BSSTEC) di kawasan Jembatan II Barelang, Batam, Kepulauan Riau, Kamis, 18 Maret 2021. Peresmian itu pun turut disaksikan Menkopolhukam RI, Mahfud MD, Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, dan Wali Kota sekaligus Kepala BP Batam, Muhammad Rudi.

Dalam sambutannya, Luhut mengatakan beroperasinya perusahaan yang fokus kegiatan di bidang pengelolaan limbah, khususnya untuk industri dan kegiatan pembersihan tangki kapal itu merupakan realisasi dari investasi sebesar Rp7,2 triliun.

“Dengan investasi ini, kita akan dorong industri maritim di Indonesia sebagai industri yang menghasilkan clean energy,” katanya.

Luhut juga meminta agar Pemerintah Kota Batam dan Pemerintah Provinsi Kepri, memberikan dukungan penuh bagi industri yang bergerak di bidang tank cleaning bagi kapal yang parkir di wilayah perairan Barelang.

Berita Lain

BP Batam Kecam Perusakan Puluhan Tanaman Bugenvil di Beberapa Titik Lokasi

Amsakar Achmad Tutup Rangkaian Kejuaraan Voli Piala Wali Kota 2026, Berikut Deretan Prestasi BP Batam

⁠BP Batam Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca Hadapi Potensi Kemarau Panjang

WNA Malaysia Ditangkap di Batam, Polisi Dalami Dugaan Eksploitasi Seksual Anak

Dengan fasilitas yang diberikan ini, diharapkan dapat melayani 81 ribu kapal setiap tahun, dengan memerlukan luasan wilayah industri seluas 30-50 hektare.

“Bayangkan dengan dukungan seperti ini. Maka Pak Wali dan Pak Gubernur, tentu saja wilayah lautmu akan bersih,” kata Luhut.

Tidak hanya bagi wilayah perairan saja, dengan investasi di bidang tank cleaning kapal di dunia maritim ini, tentu saja juga dibarengi dengan penghasilan kepada Batam dan Provinsi Kepri, terutama BP Batam.

Dalam hal ini, Luhut juga dengan tegas meminta agar seluruh stakeholder terkait dari unsur TNI-Polri, serta instansi terkait di bidang maritim memberikan dukungan serupa.

“Ini alasan saya kenapa datang ke Batam, bersama dengan pak Mahfud. Ini adalah potensi besar pemasukan bagi negara. Serta merupakan hal nyata, tidak hanya sekadar berpolemik melalui media sosial atau media massa,” katanya.

Berita Lain

Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono memperlihatkan sejumlah barang bukti hasil penyidikan kasus dugaan eksploitasi seksual anak di Batam (Dok: Polresta Barelang)

WNA Malaysia Ditangkap di Batam, Polisi Dalami Dugaan Eksploitasi Seksual Anak

15 Mei 2026
Pejabat Polda Kepri saat menunjukan barang bukti praktik perjudian online internasional di Kota Batam (Dok: Polda Kepri)

Polda Kepri Ungkap Praktik Judi Online Internasional di Batam

13 Mei 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS