Sabtu, 24 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia, Luhut Binsar Panjaitan, meresmikan operasional PT Batam Slop and Sludge Treatment Center (BSSTEC) di kawasan Jembatan II Barelang, Batam, Kepulauan Riau, Kamis, 18 Maret 2021. (Foto: Fathur Rohim)

Luhut Binsar Panjaitan Resmikan Perusahaan Pembersih Tangki Kapal di Batam

18 Maret 2021

Batam, 254 kata

Fathur Rohim Fathur Rohim
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia, Luhut Binsar Panjaitan, meresmikan operasional PT Batam Slop and Sludge Treatment Center (BSSTEC) di kawasan Jembatan II Barelang, Batam, Kepulauan Riau, Kamis, 18 Maret 2021. Peresmian itu pun turut disaksikan Menkopolhukam RI, Mahfud MD, Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, dan Wali Kota sekaligus Kepala BP Batam, Muhammad Rudi.

Dalam sambutannya, Luhut mengatakan beroperasinya perusahaan yang fokus kegiatan di bidang pengelolaan limbah, khususnya untuk industri dan kegiatan pembersihan tangki kapal itu merupakan realisasi dari investasi sebesar Rp7,2 triliun.

“Dengan investasi ini, kita akan dorong industri maritim di Indonesia sebagai industri yang menghasilkan clean energy,” katanya.

Luhut juga meminta agar Pemerintah Kota Batam dan Pemerintah Provinsi Kepri, memberikan dukungan penuh bagi industri yang bergerak di bidang tank cleaning bagi kapal yang parkir di wilayah perairan Barelang.

Berita Lain

Ketua DPRD Batam Kamaluddin Minta Maaf atas Molornya Jadwal Paripurna, Segera Perbaiki Koordinasi

Perkuat Kepedulian terhadap Sesama, BP Batam Gelar Donor Darah dalam Rangkaian Hari Bakti ke-55

BP Batam dan Dewan Pers Perkuat Sinergi Kemitraan Media: Dorong Ekosistem Jurnalisme Tumbuh Profesional dan Berkualitas

Investasi Korea di Batam Tembus USD65,1 Juta, BP Batam Jemput Peluang Baru di Seoul

Dengan fasilitas yang diberikan ini, diharapkan dapat melayani 81 ribu kapal setiap tahun, dengan memerlukan luasan wilayah industri seluas 30-50 hektare.

“Bayangkan dengan dukungan seperti ini. Maka Pak Wali dan Pak Gubernur, tentu saja wilayah lautmu akan bersih,” kata Luhut.

Tidak hanya bagi wilayah perairan saja, dengan investasi di bidang tank cleaning kapal di dunia maritim ini, tentu saja juga dibarengi dengan penghasilan kepada Batam dan Provinsi Kepri, terutama BP Batam.

Dalam hal ini, Luhut juga dengan tegas meminta agar seluruh stakeholder terkait dari unsur TNI-Polri, serta instansi terkait di bidang maritim memberikan dukungan serupa.

“Ini alasan saya kenapa datang ke Batam, bersama dengan pak Mahfud. Ini adalah potensi besar pemasukan bagi negara. Serta merupakan hal nyata, tidak hanya sekadar berpolemik melalui media sosial atau media massa,” katanya.

Berita Lain

Pegawai Pemerintah Malaysia Diperas di Batam, Dua Pelaku Ditangkap Polisi

6 Juli 2026

Trafo Kelebihan Beban, PLN Batam Bangun Gardu Baru di Senjulung

6 Juli 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS