Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Marlin Agustina berpesan kepada Kafilah Kepri untuk mempersembahkan kemampuan terbaik mereka saat tampil di Maluku Utara. Dia juga mengatakan, setelah memberi yang terbaik serahkan kepada Yang Maha Kuasa hasil yang akan didapatkan.
“Hari ini, kami melepas keberangkatan Kafilah Kepri dengan iringan doa. Semoga perjuangan ini akan mendapatkan hasil maksimal dan bisa mengharumkan nama baik negeri Segantang Lada ini,” kata Marlin di Bandara Hang Nadim, Batam, Selasa, 12 Oktober 2021.
Dari Hang Nadim, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kepri ini melepas keberangkatan Kafilah Kepri menuju Maluku Utara untuk mengikuti Seleksi Tilawatil Alquran dan Hadis (STQH) ke-36.
Marlin berpesan kepada para peserta untuk selalu menjaga kekompakan. Baik antar qori, pelatih dan juga official. Karena kekompakan akan menjadi kunci sukses, guna meraih target yang diinginkan.
“Saya juga berpesan kepada para Kafilah untuk bisa beradaptasi dengan lingkungan baru di Maluku Utara. Karena di sana, tentu akan berbeda dengan di Kepri. Karena itu, jaga selalu diri. Selalulah bersikap baik di tempat orang,” katanya.
Sementara Ketua Rombongan Kafilah STQH Kepri, T Afrizal Dahlan mengatakan, kali ini rombongan asal Kepri yang akan berangkat sebanyak 57 orang. Mereka terdiri dari 20 orang qori qoriah, 15 orang pelatih, 24 orang official, dan 2 orang pendamping peserta untuk anak-anak.
Dia berharap, semoga Kafilah Kepri yang akan berangkat selamat sampai tujuan. Selanjutnya nanti mereka akan mengikuti perlombaan dan bisa mengukir prestasi terbaik bagi Kepri tercinta.
Gelaran STQH Nasional ke-36 sendiri akan berlangsung dari tanggal 14 hingga 23 Oktober 2021, dan akan memperlombakan empat cabang kategori. Masing-masing seni baca Alquran, hafalan Alquran, tafsir Alquran, dan musabaqah hadis.
Cabang seni baca Alquran untuk golongan anak-anak putra dan putri dan golongan dewasa putra dan putri. Selanjutnya cabang hafalan Alquran untuk golongan 1 juz dan tilawah baik putra maupun putri. Berikutnya, golongan 5 juz dan tilawah untuk putra dan putri, golongan 10 juz untuk putra dan putri, golongan 20 juz putra dan putri, serta golongan 30 juz juga untuk putra dan putri.
Cabang tafsir Alquran, tafsir Bahasa Arab juga untuk putra dan putri. Juga ada cabang musabaqah hadis. Mulai dari golongan hafalan 100 hadis dengan sanad untuk putra dan putri, serta golongan hafalan 500 hadis tanpa sanad, juga untuk putra dan putri.



