Kamis, 21 Mei 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Pegawai BPJS Kesehatan Kota Batam, Kepulauan Riau, disuntik vaksin Covid-19. (Foto: Humas BPJS Kesehatan Batam)

Pegawai BPJS Kesehatan Batam Divaksinasi

2 April 2021

Batam, 278 kata

hms hms
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

Dalam rangka mendukung upaya pemerintah menekan virus Covid-19, pegawai Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di Kota Batam, Kepulauan Riau, ikut menjalani proses vaksinasi, pada Selasa 30 Maret 2021.

Kepala Bidang SDM Umum dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Batam, Irfan Rachmadi, mengatakan, ada total 74 pegawai baik berstatus pekerja tetap atau tidak tetap yang sudah menjalani proses vaksinasi Covid-19. Langkah ini dilakukan juga untuk menindaklanjuti imbauan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

“Sesuai rencana proses vaksinasi dilaksanakan di Rumah Sakit Budi Kemuliaan [RSBK],” kata Irfan dalam keterangan tertulis yang diterima HMS, Jum’at 2 April 2021.

Tidak hanya di Batam, Irfan juga memastikan seluruh pegawai yang berada di Kabupaten Karimun yang merupakan wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Batam, turut menjalankan vaksinasi.

Berita Lain

Kepala BP Batam Lantik Pejabat Struktural Tingkat II di Lingkungan BP Batam

Amsakar Achmad Tinjau Pengerjaan Pemasangan Jaringan Pipa Distribusi Air Minum

BP Batam Kecam Perusakan Puluhan Tanaman Bugenvil di Beberapa Titik Lokasi

Amsakar Achmad Tutup Rangkaian Kejuaraan Voli Piala Wali Kota 2026, Berikut Deretan Prestasi BP Batam

“Pegawai yang di kantor Kabupaten Karimun sudah duluan menjalani vaksinasi pada 5 Maret kemarin, dan sudah melakukan vaksinasi yang kedua,” katanya.

Setelah dilakukan vaksinasi, Irfan mengatakan tidak ada keluhan yang dirasakan oleh pegawai. Hanya gejala ringan dan tidak berkepanjangan. Ia mengimbau agar masyarakat tidak perlu khawatir yang berlebihan dengan rumor yang beredar terkait vaksinasi.

“Ada beberapa yang pusing dan menurut tim medis ini adalah hal yang wajar. Intinya tidak perlu terlalu khawatir,” kata Irfan.

Salah satu tenaga medis PIC vaksin RSBK, dr. Evelyn, mengatakan, bahwa pihaknya melaksanakan vaksinasi dengan standar. Diawali dengan pengisian formulir, pendaftaran, skrining kesehatan dengan pemeriksaan tensi dan suhu badan. Setelah itu baru dilakukan vaksinasi dan observasi.

“Setelah menerima vaksin, pada beberapa orang akan mengalami gejala pusing hingga mual, namun itu adalah hal yang wajar. Oleh karena itu setelah vaksin kita akan melakukan observasi selama 30 menit, untuk memastikan kondisi pasien,” kata Evelyn.

Ia menyampaikan bahwa setelah menerima dosis pertama, pegawai BPJS Kesehatan akan diberikan dosis kedua setelah 14 hari atau pada tanggal 13 April mendatang.

Berita Lain

Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono memperlihatkan sejumlah barang bukti hasil penyidikan kasus dugaan eksploitasi seksual anak di Batam (Dok: Polresta Barelang)

WNA Malaysia Ditangkap di Batam, Polisi Dalami Dugaan Eksploitasi Seksual Anak

15 Mei 2026
Pejabat Polda Kepri saat menunjukan barang bukti praktik perjudian online internasional di Kota Batam (Dok: Polda Kepri)

Polda Kepri Ungkap Praktik Judi Online Internasional di Batam

13 Mei 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS