Selasa, 9 Desember 2025
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Panglima TNI dan Kapolri tinjau vaksinasi di Polda Kepri. (Foto:Arsip Polda Kepri)

Stok Vaksin Covid-19 Terancam Tak Cukup

31 Maret 2021

Nasional, 240 kata

H. Achmad Ristanto H. Achmad Ristanto
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

Stok vaksin Covid-19 terancam tidak mencukupi, mengingat adanya embargo dari negara produsen. Apabila hal itu terjadi, maka keperluan 15 juta dosis per bulannya untuk vaksinasi tidak akan dapat dipenuhi. Tentu ini akan mengganggu jadwal vaksinasi pada bulan-bulan mendatang. Hal ini diungkapkan Anggota Komisi IX DPR RI, Lucy Kurniasari, kepada media pada Senin 29 Maret 2021.

Karena itu pemerintah harus dapat mengatasi adanya embargo vaksin Covid-19. “Segala upaya harus dilakukan pemerintah agar tersedia stok vaksin minimal 15 juta dosis per bulannya,” katanya.

Untuk itu pemerintah perlu melakukan lobi dan negosiasi ke negara produsen agar embargo vaksin Covid-19 ke Indonesia dicabut. “Kementerian Kesehatan [Kemenkes] dan Kementerian Luar Negeri [Kemenlu] harus satu visi agar lobi dan negosiasinya dapat berjalan efisien dan efektif,” kata wakil rakyat dari Partai Demokrat daerah pemilihan Jawa Timur ini.

Ia mengungkapkan, pembelian vaksin yang selama ini dominan dilakukan Kementerian BUMN, sebaiknya mulai dikurangi dengan memberi porsi lebih besar ke Kementerian Kesehatan. “Hal ini selain lebih proporsional, juga Kemenkes pastinya lebih familiar dengan vaksin Covid-19,” katanya.

Berita Lain

Kubu Wapres Yakini Riwayat Pendidikan SMA Gibran Tak Bermasalah

Wajib Parkir di Himbara, Purbaya Bakal Copot Direksi BUMN yang Akali DHE

Sikap PDIP Tentang Pilkada Oleh DPRD Akan Dibahas Dalam Rakernas

SKK Migas Umumkan Penemuan Gas Signifikan di Sumur Konta-1 Dir, Kalimantan Timur

Untuk vaksin produk dalam negeri, tentu belum dapat memenuhi kekurangan vaksin, bila dilakukan embargo ke Indonesia. “Sebab, vaksin Merah Putih masih baru mau melakukan uji klinis tahap tiga. Jadi, masih butuh waktu lebih lama agar vaksin Merah Putih dapat digunakan untuk vaksinasi,” ungkapnya.

Meski demikian, Komisi IX DPR RI terus mendorong agar vaksin Merah Putih dapat lebih cepat melakukan uji klinis tahap 3.

“Namun demikian, uji klinis tersebut harus tetap sesuai standar yang ditetapkan WHO dan tidak terburu-buru,” tutupnya.

Berita Lain

Sejumlah warga saat beraktivitas di luar ruangan di bawah teriknya matahari, Jakarta, Selasa, 14 Oktober 2025. (Foto: Ist./ detikcom).

BMKG Ungkap Penyebab Jakarta Panas Sampai 35 Derajat Celsius

15 Oktober 2025
Kepala dan wakil kepala BP Batam hadir dalam Rapat Dengar Pendapat di Jakarta. (Foto: Humas BP).

Kepala BP Batam Tegaskan Anggaran BP Batam 2026 untuk Pembangunan Infrastruktur, Ekonomi dan Kesehatan

16 September 2025

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS