Sabtu, 24 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Apartemen Aston, Lubuk Baja, Kota Batam. (Foto: Muhamad Ishlahuddin)

WNA Meninggal di Apartemen Aston Batam

9 Februari 2021

Batam, 481 kata

hms hms
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

Jumat pagi, 5 Februari 2021, sekitar pukul 9.00, HMS mendapatkan informasi mengenai adanya Warga Negara Asing (WNA) yang meninggal dunia di Apartemen Aston, Lubuk Baja, Kota Batam.

WNA tersebut diketahui bernama Andrew Waterson, merupakan warga negara Australia. Ia ditemukan tewas di dalam kamarnya di lantai 22 apartemen, nomor 22-09.

Jumat sore sekitar pukul 16.00, HMS mencoba mengonfirmasi kebenaran informasi tersebut kepada pihak apartemen. Director of Sales and Marketing, Fitri Kusuma Wardhani Prints yang dihubungi via telepon membenarkan informasi tersebut.

Namun, ia mengatakan, pihak hotel dan pihak apartemen memiliki manajemen yang berbeda.

Berita Lain

Ketua DPRD Batam Kamaluddin Minta Maaf atas Molornya Jadwal Paripurna, Segera Perbaiki Koordinasi

Perkuat Kepedulian terhadap Sesama, BP Batam Gelar Donor Darah dalam Rangkaian Hari Bakti ke-55

BP Batam dan Dewan Pers Perkuat Sinergi Kemitraan Media: Dorong Ekosistem Jurnalisme Tumbuh Profesional dan Berkualitas

Investasi Korea di Batam Tembus USD65,1 Juta, BP Batam Jemput Peluang Baru di Seoul

Minggu, 7 Februari 2021, HMS mendatangi kembali apartemen tersebut. HMS diarahkan menuju lobi hotel untuk mendatangi meja resepsionis. Dua pegawai hotel yang berada di meja resepsionis mengatakan pihak manajemen sedang libur.

Lalu HMS memita dua pegawai yang ditemui untuk menyampaikan perihal tujuan kedatangan HMS ke pihak apartemen. Pegawai tersebut meminta kami meninggalkan nomor telepon.

Namun, sampai Senin, 8 Februari 2021, pihak apartemen tidak juga menghubungi.

HMS lalu mendatangi apartemen tersebut untuk melakukan upaya konfirmasi pada pukul 13.45. Kami diminta untuk menunggu di lobi hotel.

Setelah beberapa menit menunggu, salah satu penjaga keamanan mengatakan bahwa manajemen sedang tidak berada di tempat. “Mohon maaf, saat ini pihak menajemennya sedang tidak ada di tempat. Nanti saya informasikan kembali kalau pihak menajemen sudah datang,” kata Imran, salah satu penjaga keamanan.

Mendapatkan jawaban tersebut, HMS mendatangi pegawai di meja resepsionis untuk minta disambungkan ke pihak manajemen.

Lalu, ia memberikan kartu nama dan meminta untuk menghubungi nomor yang tertera di kartu tersebut.
Saat HMS menghungi nomor tersebut, HMS disambungkan ke Director of Sales and Marketing, Fitri Kusuma Wardhani Prints, yang sempat dihubungi pada Jumat lalu.

Fitri mengatakan, yang berhak berbicara mengenai ada atau tidaknya penemuan mayat di apartemen tersebut adalah pihak yang berwajib.

“Yang jelas pada intinya itu, kalau pun ada ditemukan [mayat] di dalam sana bukan tamu dari hotel atau tamu apartemen,” ujarnya.

HMS juga mendapatkan informasi bahwa mayat tersebut diyantakan posotif Covud-19. HMS pun coba menyinggung mengenai kebenaran informasi itu kepada pihak menajemen hotel dan apartemen. Ia mengatakan tidak mendapatkan pemberitaan atau laporan lanjutan mengenai hal tersebut.

Fitri juga menjelaskan bahwa penghuni kamar 22-09 bukan pemilik dari apartemen tersebut. Dia (Andrew) kemungkinan menyewa dari orang yang telah membeli kamar apartemen itu.

“Jadi begini, apartemen yang ada di sini tidak semuanya dikelola oleh pihak menajemen hotel atau apartemen. Ketika sudah dibeli dan menjadi milik pribadi, pembeli berhak menyewakan kepada orang lain,” katanya kepada HMS.

Ia tidak memiliki wewenang untuk memberikan konfirmasi apa-apa mengenai data dari orang tersebut. Karena yang ditemukan meninggal tersebut merupakan pihak ke empat.

“Jadi kalau mau konfirmasi dari kami, kami tidak bisa memberikan konfirmasi apa-apa karena sudah diserahkan kepada yang berwenang,” katanya.

Selasa, 9 Februari 2021, beberapa awak media melakukan upaya konfirmasi kepada Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Lubuk Baja, Iptu Harris Baltasar Nasution, ia membenarkan bahwa ada penemuan mayat seorang pria di Apartemen Aston dan sudah dievakuasi ke RS. Bhayangkara Polda Kepri untuk penanganan lebih lanjut.

“Itu sudah dibawa ke RS. Bhayangkara untuk divisum,” katanya.

Berita Lain

Pegawai Pemerintah Malaysia Diperas di Batam, Dua Pelaku Ditangkap Polisi

6 Juli 2026

Trafo Kelebihan Beban, PLN Batam Bangun Gardu Baru di Senjulung

6 Juli 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS