Jumat, 15 Mei 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Ilustrasi Hidrometeorologi. (Foto: iNews.id)

11 Kecamatan di KKB Diintai Bencana Hidrometeorologi

16 September 2022
hms hms
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

Bencana hidrometeorologi sedang mengintai 11 kecamatan di Kabupaten Bandung Barat, (KBB) saat memasuki musim penghujanan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB meminta masyarakat daerah rawan bencana agar meningkatkan kewaspadaan.

“Semua daerah di Jawa Barat sudah diintruksikan supaya siaga 1 memasuki musim penghujan ini. Kami  sudah tindaklanjuti dengan memberikan imbauan masyarakat di daerah rawan bencana supaya waspada terutama saat turun hujan,” kata Kepala BPBD KBB, Duddy Prabowo, Jumat, 16 September 2022.

Duddy menyebutkan ada 11 kecamatan di KBB yang masuk kategori daerah rawan bencana. Seperti bencana banjir bandang, angin puting beliung, hingga tanah longsor. Ke-11 kecamatan itu adalah Rongga, Gununghalu, Cipongkor, Sindangkerta, Cililin, Cipatat Saguling, Cisarua, Parongpong, Lembang, dan Ngamprah.

Sebagian besar wilayah tersebut memiliki lereng yang cukup terjal. Terutama untuk wilayah di selatan KBB banyak yang tingkat kemiringannya lebih dari 30 derajat karena kondisinya perbukitan dan gunung. Hampir setiap tahun di 11 kecamatan itu selalu terjadi bencana dengan skala kecil hingga besar.

Berita Lain

Jenderal Bintang Tiga Polri dan TNI Jaga Wilayah Jakarta

Mulai 13 Mei, ‘Fuel Surcharge’ Pesawat Bisa 10%-100% Tarif Batas Atas

MK Putuskan Jakarta Masih Ibu Kota, Otorita IKN Buka Suara

Dituduh Korupsi Mantan Mendiknud Nadiem Dituntut 18 Tahun Penjara

“Ancaman bencana di musim hujan ini adalah bencana hidrometeorologi, karena ada beberapa kecamatan yang langganan longsor dan banjir,” katanya.

Kendati begitu, saat ini pihaknya belum menerapkan status siaga darurat bencana hidrometeorologi sebab masih menunggu keputusan secara resmi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Sebagai langkah antisipasi pihaknya sudah menyiapkan petugas piket 24 jam serta logistik yang dibutuhkan masyarakat.

“Sejauh ini kami sudah menyiapkan personel dan logistik yang sewaktu-waktu diterjunkan ke lokasi bencana. Jadi kalau terjadi bencana kami bisa cepat merespons untuk melakukan assesment ke lapangan,” katanya.

Sumber: iNews.id

Berita Lain

Laut di sekitar pesisir Bengkong tercemar akibat aktivitas reklamasi (Dok:Akar Bhumi Indonesia)

Hari Nelayan 2026, Ancaman Iklim dan Ekspansi Industri Menekan Nelayan Kecil

8 April 2026
Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus (Dok: Istimewa)

YLBHI Desak Polisi Usut Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

14 Maret 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS