Selasa, 9 Juni 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Kepala OJK Kepri Rony Ukurta Barus.
Kepala OJK Kepri Rony Ukurta Barus.

Ekonomi Bergairah, Kinerja Penyaluran Kredit di Kepri Kian Positif

12 Oktober 2022
hms hms
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

BATAM – Arus kredit perbankan di Kepri kian mengalir kencang di tahun 2022. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kepri mencatat, Bank cukup aktif menggelontorkan pembiayaan di sektor-sektor unggulan ekonomi Kepri.

Kepala OJK Kepri Rony Ukurta Barus memaparkan, pertumbuhan kredit bank umum dan syariah di Kepri bertumbuh 18,52% secara year to date (YtD). Pertumbuhan kredit dua digit ini didorong pemulihan ekonomi pasca Pandemi Covid-19.

“Kinerja perbankan Kepri masih sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Kepri yang tumbuh 5,01 persen di kuartal kedua 2022,” jelasnya.

Dari kelima sektor ekonomi tertinggi di Kepri, penyaluran pembiayaan masih didominasi oleh kredit pemilikan peralatan rumah tangga lainnya, termasuk multiguna, sebesar 11,8 Triliun. Diiukuti oleh kredit untuk pemilikan rumah tinggal sebesar Rp 7,6 Triliun..

Berita Lain

Kapal Kargo MV Golden Star 1 Tenggelam di Selat Singapura

BP Batam Terima Audiensi Pengurus PMII, Bahas Isu Strategis Pembangunan Batam

Kinerja Investasi dan Logistik Menguat, Plh. Kepala BP Batam: Batam Penggerak Ekonomi Kawasan

NeutraDC Batam Terisi Penuh Sebelum Operasi, Ekspansi Dipercepat

Mulai pulihnya daya beli masyarakat akan mendorong permintaan kredit konsumer. Share kedua kredit konsumer ini mencapai 42,39 persen dari seluruh pembiayaan.

Sementara sisanya diserap oleh Perdagangan Besar dan eceran sebesar Rp 6,9 triliun, diikuti oleh Industri Pengolahan sebesar Rp 6,8 triliun. Sektor Transportasi, pergudangan dan komunikasi menyerap kredit sebesar Rp 3,3 triliun.

“Menurut kategori usaha, penyaluiran kredit masih didominasi oleh non UMKM,” ujarnya.

Selain itu, kualitas kredit di Kepri juga terus menunjukan perbaikan. Terlihat dari turunnnya angka Non Performing Loan (NPL) pada triwulan keedua 2022, menjadi 2,87 persen. Sebelumnya, NPL Kepri di triwulan pertama mencapai 3,27 persen.

NPL tertinggi ada di kredit investasi, yakni 4,22 persen. Menurutnya, kondisi tersebut terjadi akibat pemulihan pasca Covid-19. Kendati demikian, NPL masih di bawah ambang batas 5 persen.

“Kami masih pantau perkembangannya, tapi kami optimis ini akan membaik,” jelasnya. (*)

Berita Lain

Menara BCA di Jl. Thamrin Jakarta, pusat kegiatan PT Bank Central Asia Tbk atau BCA (Ist./Dok. Emitennews).

Dividen Interim Investor BCA Dibagikan 26 Juni

6 Juni 2026
Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kuningan, Jakarta. (Foto: Ist./ detikcom).

KPK Belum Tahan Dua Anggota DPR Tersangka Penerima Suap

2 Juni 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS