Minggu, 19 April 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad bersama Direktur Utama PT. PLN Bright Batam Muhammad Irwansyah. (Foto: DIskominfo Kepri)
Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad bersama Direktur Utama PT. PLN Bright Batam Muhammad Irwansyah. (Foto: DIskominfo Kepri)

Gubernur Kepri Bahas Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah Bersama PLN Batam

26 Oktober 2022
hms hms
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

KEPRI – Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad dan Direktur Utama PT. PLN Batam Muhammad Irwansyah membahas rencana pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di Batam. Pembahasan ini mengemuka saat keduanya bertemu di Hotel CK Tanjungpinang, Selasa (25/10).

“Sebelumnya saat bersama Menko Marvest di Batam sudah pernah membahas PLTSa. Menteri Luhut menyarankan melihat rujukan ke Cilacap,” ucap Gubernur.

Menurut Gubernur Ansar, potensi pemanfaatan sampah untuk sumber tenaga listrik alternatif di Batam sangat besar. Cara ini sekaligus mengurangi resiko perusakan lingkungan akibat pengolahan sampah.

Gubernur Ansar berpesan, laju pertumbuhan listrik harus sejalan dengan pertumbuhan investasi di Kepri. Menurutnya, kredibilitas Kepri sebagai salah satu tujuan investasi akan terganggu bilamana promosi investasi tak sejalan dengan kesiapan infrastruktur pendukung.

Berita Lain

Mobil Lepas Kendali Tabrak Kerumunan Warga di Karimun

‎Kasus Dugaan Penipuan di Batam Berakhir Damai, Namun Isu Pencemaran Nama Baik Masih Mengemuka

Kepala BP Batam Berharap Kolaborasi Lintas Sektor dan Kerja Keras Dapat Memperkuat Pertumbuhan Ekonomi

BP Batam: Penataan Pot Bougenville Perkuat Estetika Kota Tanpa Bebani Keuangan Negara

“Untuk itu (perlu) kalkulasi kebutuhan-kebutuhan listrik di wilayah KEK seperti Nongsa Digital Park dan Galang Batang. Ke depan kita adakan FGD bersama PLN pusat, bahas prospek kebutuhan listrik ke depan, sumber-sumber listrik dan solusi masalah kelistrikan” jelasnya.

Direktur Utama PT. PLN Batam Muhammad Irwansyah mengatakan, ada beberapa pengembangan PLTSa yang dapat menjadi percontohan. Selain di Cilacap, ada pula PLTSa Putri Cempo di Solo.

Menurutnya, Cilacap cukup sukses mengubah sampah menjadi Pelet, yang dapat digunakan untuk industri semen dan PLTU. Cara ini dapat menjadi contoh untuk menyuplai kebutuhan PLTU Tanjung Kasam.

“Jika ingin memproduksi listriknya langsung, itu di Solo,” ungkap Irwansyah.

Kepala Dinas ESDM Provinsi Kepri M Darwin memaparkan, kebutuhan listrik yang di KEK Galang Batang akan mencapai 2.800 MW. Sementara KEK Nongsa membutuhkan sekitar 510 MW.(*)

Berita Lain

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kepri Kombes Pol Silvester Simamora (Foto: Putra Gema Pamungkas)

155 Siswa Anambas Diduga Keracunan MBG, Polda Kepri Lakukan Penyelidikan

19 April 2026
Sebuah mobil terjun ke laut setelah lepas kendali dan menabrak kerumunan warga di Karimun (Dok: Polres Karimun)

Mobil Lepas Kendali Tabrak Kerumunan Warga di Karimun

19 April 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS