Sabtu, 18 April 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Bank Dunia, meramal pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai 5,1% pada tahun ini. (Foto: Aristya Rahadian).

Ini Dia Rahasia yang Bikin Ekonomi RI Kebal Terhadap Resesi

17 Juli 2022
hms hms
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

Dunia tengah diliputi kekhawatiran akan terjadinya resesi. Kekhawatiran di tingkat global meningkat setelah sejumlah survei serta proyeksi lembaga mengingatkan besarnya potensi resesi.

Tidak hanya Amerika Serikat (AS), sejumlah negara maju juga diperkirakan akan masuk ke jurang resesi dalam waktu dekat. Namun, ekonomi Indonesia diramal mampu tumbuh pesat pada tahun ini dan 2023.

“Untuk Indonesia sepertinya kecil kemungkinan ekonomi kita kontraksi karena didorong konsumsi domestik dan investasi domestik,” kata Ekonom Sucor Sekuritas, Ahmad Mikail kepada CNBC Indonesia, dikutip Minggu, 17 Juli 2022.

Bank Dunia, meramal pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai 5,1% pada tahun ini. Ramalan tersebut memang lebih rendah dari perkiraan sebelumnya yang sebesar 5,2%. Namun masih lebih tinggi dibandingkan realisasi 2021 yang mencapai 3,7%.

Berita Lain

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia

Forbes: Budi dan Michael Hartono dengan Kekayaan US$43,8 Miliar Bertahan di Posisi Pertama

KontraS Duga Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Bukan Atas Kehendak Pribadi

Ketua Ombudsman Yang Ditangkap Kejagung Miliki Kekayaan Rp4 Miliar

Sementara untuk tahun 2023 mendatang, ekonomi Indonesia diperkirakan lebih tinggi, yaitu 5,3%.

Konsumsi domestik dan investasi memegang andil lebih dari separuh perekonomian tanah air. Sementara yang berhubungan dengan eksternal, yaitu ekspor impor hanya 30%.

Sehingga badai besar yang menghantam dunia saat ini tidak berdampak signifikan terhadap Indonesia, berbeda dengan kawasan Eropa hingga Amerika Selatan dan Afrika. Ditambah situasi pengelolaan fiskal yang tidak tepat, maka ada kecenderungan kena resesi dan stagflasi lebih tinggi.

“Ekonomi Indonesia tidak terlalu terhubung dengan ekonomi global,” katanya.

Maka dari itu penting bagi pemerintah untuk menahan laju inflasi. Dengan demikian daya beli masyarakat terjaga dan pemulihan ekonomi dapat terus berlanjut.

“Data-data riil menunjukkan pemulihan ekonomi terus berlanjut dan bahkan terakselerasi,” kata Ekonom Bank Mandiri Faisal Rachman kepada CNBC Indonesia.

“Inflasi juga walau meningkat tapi masih dalam taraf manageable. Kuncinya memang pada peran kebijakan pemerintah terutama dalam menjaga pasokan dan distribusi barang dalam mengendalikan harga, terlepas dari keputusan untuk menaikkan subsidi untuk energi dan bahan bakar,” katanya.

Meski begitu, pemerintah juga tetap harus waspada dengan berbagai kemungkinan. Apalagi perang Rusia – Ukraina sebagai pemicu pemburukan ekonomi dunia belum ada titik terang.

“Uncertainty memang masih tinggi. Tapi memang shock sudah diabsorboleh pemerintah dengan peningkatan subsidi. Tapi seberapa kuat dan efektif juga akan bergantung juga pada seberapa lama dan intensif masalah global supply chain, energy crisis, dan perang Rusia Ukraina.” katanya.

Sumber berita: CNBC Indonesia

Berita Lain

Laut di sekitar pesisir Bengkong tercemar akibat aktivitas reklamasi (Dok:Akar Bhumi Indonesia)

Hari Nelayan 2026, Ancaman Iklim dan Ekspansi Industri Menekan Nelayan Kecil

8 April 2026
Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus (Dok: Istimewa)

YLBHI Desak Polisi Usut Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

14 Maret 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS