Senin, 26 Januari 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Kawasan Industri di Batam. (Foto: BP Batam)
Kawasan Industri di Batam. (Foto: BP Batam)

Investasi Senilai Rp 1.000 Triliun Macet Masuk Indonesia Lantaran Menunggu Perizinan

12 Desember 2022
hms hms
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Suhajar Diantoro meminta kepada seluruh pemerintah daerah (Pemda) untuk mempermudah investasi yang akan masuk ke daerahnya.

Pasalnya, terdapat investasi dengan nilai sekitar Rp1.000 triliun mengalami macet untuk masuk ke Indonesia. Apalagi, alasan macetnya investasi senilai Rp1.000 triliun itu lantaran para investor menunggu perizinan untuk masuk ke Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan Suhajar saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Monitoring Percepatan Realisasi APBD Tahun Anggaran 2022 dan Pengendalian Inflasi serta P3DN pada Pemda di Batam, Kepulauan Riau.

“Tim investasi Presiden Joko Widodo menghitung jumlah investasi Indonesia. Ternyata ada sekitar Rp1.000 triliun investasi yang tertunda masuk ke Indonesia disebabkan menunggu diizinkan masuk atau tidak,” kata Suhajar, dikutip Senin (12/12/2022).

Berita Lain

Stok BBM Baru Cukupi 21 Hari, Menteri ESDM Dorong Pembangunan Storage

Puluhan Warga Hilang Tertimbun Tanah, DPR Desak Investigasi Penyebab Longsor di Kabupaten Bandung Barat

Aturan Baru Menkomdigi untuk Perketat Registrasi Kartu Seluler

Raksasa Properti Dubai Resmi Investasi Rp4 Triliun di IKN

Melihat fakta tersebut, dia menekankan kepada Pemda untuk tidak mempersulit investasi yang akan masuk ke daerah. “Investasi memiliki andil besar dalam pertumbuhan ekonomi nasional,” tegasnya.

Terutama pasca pandemi covid-19 ini, lanjut Suhajar, meningkatkan pertumbuhan ekonomi menjadi sangat penting guna menjaga stabilitas keuangan dalam negeri. Selain itu, salah satu cara untuk meningkatkan peredaran uang di masyarakat adalah dengan memperbanyak investasi di daerah.

“Tentunya tidak lupa juga akan peran dari swasta, yang harus menopang lebih besar perekonomian dan menggerakkan produksi hasil barang dan jasa,” ujarnya.(*)

Sumber : Bisnis.com

Berita Lain

Ketua Panitia yang juga Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kabupaten Asahan, Hj Sri Muchlis SSos MIKom. (Foto: Risma./ HMS).

Wakil Bupati Asahan Hadiri Tasyakuran HAB ke-80 Kementerian Agama RI

26 Januari 2026
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. (Foto: Ist./Fraksi Golkar).

Stok BBM Baru Cukupi 21 Hari, Menteri ESDM Dorong Pembangunan Storage

26 Januari 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS