Jumat, 15 Mei 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan. (Foto: maritim.go.id)

Jangan Bohongi Rakyat, Ekonomi Indonesia Beda dengan Sri Lanka

16 Juli 2022
H. Achmad Ristanto H. Achmad Ristanto
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan perekonomian Indonesia sangat jauh berbeda dengan Sri Lanka yang kini mengalami kebangkrutan. Karena itu ia gusar jika ada pihak-pihak yang mengatakan kondisi perekonomian Indonesia saat ini mirip dengan Sri Lanka.

“Kalau ada yang ngomong kita mau disamakan dengan Sri Lanka, bilang dari saya, sakit jiwa itu. Lihat data-data yang baik. Suruh datang ke saya dia,” kata Luhut di Jakarta, Jumat, 15 Juli 2022 seperti dikutip dari Tribunnews.com.

Luhut mengaku bukan bermaksud menantang pihak-pihak yang menyamakan Indonesia dengan Sri Lanka, tetapi harus menyajikan data yang tidak membohongi masyarakat hanya untuk kepentingan kelompok tertentu.

“Jangan kepentingan politiknya dibikin-bikinin. Kalau untuk kepentingan dalam keadaan sulit ini, kita harus kompak, jangan digunakan hal-hal itu,” katanya.

Berita Lain

Jenderal Bintang Tiga Polri dan TNI Jaga Wilayah Jakarta

Mulai 13 Mei, ‘Fuel Surcharge’ Pesawat Bisa 10%-100% Tarif Batas Atas

MK Putuskan Jakarta Masih Ibu Kota, Otorita IKN Buka Suara

Dituduh Korupsi Mantan Mendiknud Nadiem Dituntut 18 Tahun Penjara

“Jangan membohongi rakyatnya. Itu saya tidak suka melihat itu untuk dia populer, dia bikin berita-berita bombastis yang membohongi rakyat. Itu saya pikir tidak adil dan tidak benar,” kata Luhut.

Sri Lanka mengalami kebangkrutan ekonomi akibat gagal bayar utang. Negara tersebut mengumumkan bahwa mereka menangguhkan pembayaran utang luar negeri sebesar Rp7 miliar dolar AS atau sekitar Rp104 triliun.

Berita Lain

Laut di sekitar pesisir Bengkong tercemar akibat aktivitas reklamasi (Dok:Akar Bhumi Indonesia)

Hari Nelayan 2026, Ancaman Iklim dan Ekspansi Industri Menekan Nelayan Kecil

8 April 2026
Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus (Dok: Istimewa)

YLBHI Desak Polisi Usut Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

14 Maret 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS