BATAM – Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea Cukai Batam membukukan realisasi penerimaan sebesar Rp 1,07 Triliun per Oktober 2022. Produk CPO dan turunannya menjadi penyumbang terbesar pendapatan tahun ini.
Capaian realisasi tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Perbendaharaan dan Keberatan, Hartono, dalam Rapat Dialog Kinerja Organisasi di Kantor Bea Cukai Batam.
“Bea Cukai Batam telah menunjukan hasil yang sangat positif. Hal ini terlihat dari realisasi penerimaan bea cukai hingga Oktober 2022 yang mencapai Rp1.077,78 miliar atau Rp1,07 triliun,” ujarnya.
Dari sisi penerimaan kepabeanan cukai, penerimaan KPU Bea Cukai Batam meliputi penerimaan bea masuk, cukai dan penerimaan bea keluar. Realisasi ini adalah sebesar 105,11 persen dari target, sebesar Rp 1,025 triiun.
Secara Year on Year (YoY), penerimaan KPU Bea Cukai Batam meningkat sebanyak Rp252,92 miliar dengan persentase sebesar 30,66%.
Penerimaan bea keluar terhadap produk CPO dan turunannya mendominasi penerimaan KPU Bea Cukai Batam. Menyusul penerimaan bea masuk dari produk produk konsumsi, konstruksi dan barang kiriman keluar Batam.
Bea Cukai Batam akan selalu senantiasa melakukan pelayanan secara maksimal dan terus berkomitmen dalam mengoptimalkan penerimaan negara. (*)



