BATAM – Salah satu gedung tertinggi di Kota Batam Pollux Habibie terbakar, Rabu, 12 Oktober 2022, sekira pukul 22.10 WIB.
Pihak Manajemen Pollux Habibie menduga kebakaran yang terjadi di tower lima apartemen tersebut lantaran terjadi korsleting listrik.
“Ada dua titik api yakni pada bagian Rooftop dan tengah gedung yang berfungsi sebagai ruang evakuasi serta titik darurat,” Deputi General Manager (GM) Pollux Habibie, Baskoro, Kamis, 13 Oktober 2022.
Baskoro mengatakan, titik api di bagian tengah gedung berlantai 55 itu bukan merupakan rembetan dari titik api pada Rooftop atau sebaliknya.
“Tadi memang ada titik api. Tapi langsung dalam penanganan sekuriti dan Damkar. Mereka langsung tangani dan selesai,” katanya.
Kebakaran itu juga sempat membuat beberapa penghuni apartemen merasa cemas.
Mereka berhamburan keluar ruangan, takut api akan merambat ke tempat yang mereka huni.
Salah seorang penghuni, mengaku khawatir meski ia tinggal di menara satu apartemen tersebut.
“Saya tinggal di lantai tujuh tower satu. Walaupun jauh, namanya api kan cepat juga itu merambat. Takutlah saya,” kata dia.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Batam, Azman mengatakan, selama proses pemadam menurutnya takada kendala.
“Alhamdulillah bisa kita kendalikan, cuma tadi memang sempat ada api lagi karena ada pipa yang terbakar, jadi dia meleleh. Tapi berhasil kita atasi takada rembetan,” kata dia.
Takada korban jiwa dalam kejadian ini, sebab bangunan tersebut masih dalam proses pengerjaan dan tak berpenghuni.
Saat ini terkait penyebab pasti kebakaran tersebut masih di dalami oleh pihak kepolisian.



