BATAM – Manajemen Pollux akan meningkatkan pengelolaan keselamatan kebakaran gedung di apartemen Pollux Habibie Batam. Salah satunya dengan menunjuk fire safety manager, agar antisipasi kejadian kebakaran dapat dikelola secara optimal.
“Di struktur (organisasi) sudah kita tentukan. Segera kami tunjuk orangnya,” ujar General Manager Building Management Pollux Habibie, Wenseslaus Hayon, di marketing galery Pollux Habibie baru-baru ini.
Langkah ini adalah untuk meningkatkan kapasitas manajemen pengelolaan Health, Safety, and Environment (HSE) pasca kejadian kebakaran di puncak bangunan Tower 5A milik Pollux Habibie beberapa waktu silam.
Menurut Wens, pihaknya telah melakukan langkah antisipasi sejak jauh hari. Salah satunya dengan membentuk Emergency Response Team (ERT). Tim inilah yang bertindak cepat merespon kejadian yang terjadi pada 12 Oktober silam.
Bekerjasama dengan tim pemadam kebakaran kota Batam, tim ERT Pollux Habibie berhasil memadamkan api secepat mungkin.
“Tim ini bisa mengendalikan situasi dalam keadaan emergency, sehingga mampu mengatasi kejadian tersebut dengan cepat,” paparnya.
Dia mengakui, tower 5A masih belum dilengkapi dengan peralatan dan sistem pencegahan penanggulangan kebakaran pada bangunan gedung. Pasalnya, gedung tersebut masih dalam tahapan konstruksi.
“Gedung secara fisik sudah jadi, tapi di dalam belum berfungsi,” ungkapnya.
Kebakaran di lantai 58 Tower 5A Appartment Pollux Habibie pada 12 Oktober 2022 itu menurutnya murni kecelakaan. Dia mengungkapkan, tidak ada karyawan yang dapat mengakses tempat tertinggi di tower tersebut. Karena akses ke lantai paling atas masih berupa tangga darurat. Sementara elevator belum berfungsi.
“Pekerja hanya bekerja sampai lantai Refuge, tidak sampai ke lantai atas,” jelasnya.
Pihak pollux menyerahkan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kebakaran kepada Polresta Barelang. Polresta Barelang telah melakukan identifikasi lapangan. Selanjutnya, kepolisian akan menurunkan tim Laboratorium Forensik (Labfor) Pekanbaru.
“Kami tidak bisa menduga-duga apa penyebabnya. Kami akan menunggu hasil dari Polresta Barelang,” imbuhnya. (*)


