Kamis, 21 Mei 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Pesawat Delta Airlines meluncur di landasan pacu Bandara Internasional Denver di Denver, Senin, 3 Januari 2022. (Foto: AP/David Zalubowski).

Ratusan Ribu Pesawat Batal Terbang, Ini Biang Keroknya

18 Juli 2022
hms hms
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

Pembatalan penerbangan massal sedang terjadi di wilayah Amerika Serikat (AS) dan Eropa. Bahkan, jumlahnya melebihi ratusan ribu.

Di AS, maskapai-maskapai Negeri Paman Sam telah membatalkan 100 ribu penerbangan dalam tahun ini. Dari jumlah itu, 30 ribu merupakan pembatalan diantaranya dilakukan sejak akhir Mei.

Hal yang serupa juga terjadi di Eropa. Antrean menumpang mengular di beberapa bandara besar seperti Bandara London-Heathrow dan juga Amsterdam Schiphol. Bahkan, antrean ini juga berdampak pada pembatalan penerbangan lantaran lamanya barisan penumpang untuk mencapai pintu pesawat.

Pembatalan ini sendiri disebabkan oleh beberapa faktor. CEO maskapai United Airlines Scott Kirby, menyebutkan kekurangan staf sebagai penyebab utamanya. Kirby menilai bahwa di AS kekurangan staf juga dialami oleh petugas kontrol udara.

Berita Lain

PWI Jaya Gelar UKW Angkatan ke-65 di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat

Raja Salman Undang 42 Tokoh WNI Tunaikan Ibadah Haji Gratis

Wapres Gibran Panggil KSP Dudung, Bahas Perbaikan BGN

Kasus Korupsi Importasi: KPK Panggil 12 Pejabat Seksi Intelijen Cukai

“Dari perspektif industri di AS, New York, Newark, dan Florida benar-benar merupakan tantangan pengendalian lalu lintas udara,” kata Kirby kepada Richard Quest dari CNN International, Minggu, 17 Juli 2022.

Hal yang sama juga diutarakan Kepala eksekutif konsultan perjalanan Inggris PC Agency, Paul Charles. Ia mengatakan kekurangan staf ini disebabkan banyaknya PHK yang terjadi saat pandemi Covid-19. Padahal, saat ini pandemi mulai perlahan tertangani dan penumpang mulai bepergian.

“Ini adalah tanda bahwa maskapai tidak percaya orang akan masuk ke industri tepat waktu pada 29 Juli, waktu tersibuk tahun ini,” katanya.

“Jika maskapai mengira mereka akan memiliki cukup banyak orang, mereka tidak perlu melakukan banyak pemotongan.”

Meski begitu, Administrasi Penerbangan Federal AS justru kembali menyalahkan masalah kepegawaian maskapai selain juga karena cuaca buruk dan lalu lintas udara yang padat.

 Sekretaris Transportasi Pete Buttigieg baru-baru ini mengatakan kepada CNN bahwa dia melihat peningkatan penumpang. Walau begitu, ia masih mengharapkan maskapai untuk berbuat lebih baik.

“Dengar, kami mengandalkan maskapai untuk mengantarkan penumpang dan bisa melayani tiket yang mereka jual,” kata Buttigieg.

Sumber berita: CNBC Indonesia

Berita Lain

Laut di sekitar pesisir Bengkong tercemar akibat aktivitas reklamasi (Dok:Akar Bhumi Indonesia)

Hari Nelayan 2026, Ancaman Iklim dan Ekspansi Industri Menekan Nelayan Kecil

8 April 2026
Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus (Dok: Istimewa)

YLBHI Desak Polisi Usut Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

14 Maret 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS