Jumat, 23 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini

Tiga Orang Terduga Pelaku Pembunuhan Penjaga Kantor FKUB Sekupang Ditangkap Polisi

21 November 2022
hms hms
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

BATAM – Unit Reserse Kriminal Polsek Sekupang kolaborasi bersama Unit Reskrim Polresta Barelang menangkap tiga orang terduga pelaku pembunuhan Mahmud (46), Minggu, 20 November 2022, sekira pukul 23.30 WIB.

Mahmud merupakan penjaga kantor Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sekupang, Batam, Kepulauan Riau.

Mahmud terkapar tak bernyawa di depan portal kantor FKUB, Sei Harapan Minggu, 20 November 2022 sekira pukul 8.30 WIB.

Kasus ini terungkap dalam waktu kurang dari 24 jam. Ketiganya harus dilumpuhkan dengan timah panas karena berusaha kabur saat akan ditangkap.

Berita Lain

Perkuat Kepedulian terhadap Sesama, BP Batam Gelar Donor Darah dalam Rangkaian Hari Bakti ke-55

BP Batam dan Dewan Pers Perkuat Sinergi Kemitraan Media: Dorong Ekosistem Jurnalisme Tumbuh Profesional dan Berkualitas

Investasi Korea di Batam Tembus USD65,1 Juta, BP Batam Jemput Peluang Baru di Seoul

BP Batam Perkuat Kompetensi Pegawai melalui Pelatihan dan Sertifikasi K3

Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto melalui Kapolsek Sekupang, Kompol Yudha Suryawardana, mengatakan, ketiga pelaku yang berhasil ditangkap antara lain, Andri Priyo Nurcahya (32), Firman Putra Gultom (25), dan Sadam Husein (32).

“Penangkapan ketiga pelaku berawal dari informasi berdasarkan penyelidikan tentang keberadaan Andri, salah satu pelaku, yang bersembunyi di rumahnya di ruli Sei Harapan, Sekupang,” kata Kompol Yudha, Senin, 21 November 2022.

Setelah menangkap Andri, keberadaan dua pelaku lain yaitu Firman dan Sadam pun di bekuk Polisi.

“Keduanya kita amankan di tempat persembunyiannya di Tanjung Piayu,” kata dia.

Selain menangkap para pelaku, Polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa pakaian yang digunakan para pelaku, sebilah kayu yang digunakan untuk memukul korban, dan satu unit motor Suzuki Shogun.

“Motifnya karena terduga pelaku (Andri) menagih utang ojek Rp100 ribu kepada korban. Akhirnya terjadi cekcok berujung pengeroyokan,” kata Yudha, Senin (21/11).

Korban sempat melawan saat dikeroyok oleh ketiga pelaku, hingga akhirnya terkapar setelah terkena balok di kepala.

“Pelaku dan korban sudah saling mengenal. Cuma karena masalah utang tadi akhirnya cekcok,” tutupnya. (*)

Berita Lain

Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra ikut donor darah dalam rangka peringati hari Bhakti BP Batam ke-55. (Foto: Humas BP).

Perkuat Kepedulian terhadap Sesama, BP Batam Gelar Donor Darah dalam Rangkaian Hari Bakti ke-55

22 Oktober 2026
BP Batam jalin sinergi kerja sama dengan Dewan Pers. (Foto: Humas BP).

BP Batam dan Dewan Pers Perkuat Sinergi Kemitraan Media: Dorong Ekosistem Jurnalisme Tumbuh Profesional dan Berkualitas

22 Oktober 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS