Jumat, 30 Januari 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Varian Omicron terdeteksi oleh mBioCov-19. (Foto Ilustrasi: Biofarma)

Varian Omicron Cepat Menyebar Akibatkan Lonjakan Kasus Covid-19 di AS

30 Januari 2022
H. Achmad Ristanto H. Achmad Ristanto
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

Varian Omicron telah menyebar begitu cepat sehingga menyebabkan lonjakan kasus Covid di Amerika Serikat (AS). Tetapi tidak seperti Delta, Omicron tampaknya menyebabkan jumlah infeksi terobosan yang jauh lebih tinggi.

Dokter telah mengonfirmasi bahwa baik orang yang tidak maupun sudah divaksinasi lengkap, dapat tertular varian ini. Meskipun mungkin mereka mengalami gejala yang sangat berbeda.

Faktanya, ada gejala Covid yang jauh lebih mungkin dialami pada orang yang sudah divaksinasi daripada pada orang yang tidak divaksinasi.

Varian Omicron memiliki kemampuan untuk menyebar ke individu yang sudah divaksinasi dan tidak divaksinasi, cara manifestasinya tampaknya berbeda. Seorang Profesor di New York University Meyers College of Nursing, Maya N Clark-Cutaia, mengatakan, orang yang sudah divaksinasi dan terinfeksi Omicron, cenderung lebih mengeluhkan sakit kepala, nyeri tubuh dan demam.

Berita Lain

Dandim Jakarta Pusat Jatuhi Hukuman Disiplin, Babinsa Penuduh Pedagang Es Gabus

Modus Koruptor Berubah, Dulu Face to Face Kini Skema Layering

Kepala BP Batam Sambut Baik Kepengurusan Baru KADIN, Dorong Sinergi dan Energi Positif Bagi Ekonomi Batam 2026

Kapolres Depok Beri Bantuan Motor dan Modal Usaha ke Penjual Es Kue Viral

“Seperti pilek yang sangat parah,” katanya dilansir dari Best Life Online, Sabtu, 29 Januari 2022 seperti dikutip republika.co.id.

Sakit Tenggorokan

Di sisi lain, sesak napas, batuk, dan gejala mirip flu lainnya, hanya benar-benar menyerang orang yang tidak divaksinasi dan terinfeksi varian ini. Direktur Kesehatan Global dalam Pengobatan Darurat di New York-Presbyterian dan Columbia University Medical Center, Craig Spencer, mengatakan, orang yang telah dibooster juga mungkin mengalami sakit tenggorokan, sementara mereka yang diberi dua dosis mungkin mengalami kelelahan dan batuk.

“Tapi tidak ada yang sesak napas,” tulis dia pada 26 Desember 2021 lalu.

Hilangnya indera penciuman dan perasa adalah gejala yang kurang umum pada Omicron. Mereka juga melemah karena gejalanya kian berkurang, misalnya sudah jarang yang mengeluhkan demam.

“Saya pikir apa yang kami alami adalah sama seperti orang-orang yang sudah divaksinasi atau sudah dibooster. Kami tidak melihat banyak yang alami demam, jika ada, itu adalah orang yang belum divaksinasi,” kata Kepala Penyakit Menular di Penn Presbyterian Medical Center, Judith O’Donnell.

Ia juga menegaskan bahwa infeksi terobosan ini lebih mungkin menimbulkan gejala seperti pilek. “Orang yang divaksinasi yang memiliki gejala pilek, hidung tersumbat, sakit tenggorokan, tetapi tidak mengalami demam (jika sudah divaksinasi dan dibooster dan mengalami gejala itu) mungkin orang itu terkena Covid-19,” katanya.

Tetapi banyak dokter mengatakan bahwa perbedaan terbesar yang dialami orang terinfeksi Omicron yang sudah divaksinasi dan tidak divaksinasi bukanlah jenis gejalanya, tetapi tingkat keparahan gejalanya. Orang yang tidak divaksinasi kemungkinan akan mengalami gejala selama lima hari atau lebih, sementara mereka yang sudah divaksinasi lengkap mungkin hanya memiliki gejala selama satu atau dua hari.

Bukti awal dari para ilmuwan di Case Western Reserve University telah menemukan bahwa risiko dirawat di rumah sakit selama gelombang Omicron AS, adalah sekitar setengah dari risiko selama ketinggian Delta. Tapi itu masih mungkin terjadi, pada orang yang tidak divaksinasi.

“Pada orang yang tidak divaksinasi, Omicron menyebabkan pneumonia. Mereka datang di unit gawat darurat dengan sesak napas karena pneumonia, seperti yang terjadi pada gelombang sebelumnya dan varian sebelumnya,” kata O’Donnell.

Berita Lain

Mewakili BP Batam Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Alexander Zulkarnain  menerima penghargaan keterbukaan informasi publik tingkat nasional. (Foto: Humas BP).

BP Batam Dapat Penghargaan Badan Publik Informatif Tingkat Nasional

16 Desember 2025
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dapat penghargaan kategori Outstanding Investment Performance. (Foto: Humas BP).

Capaian Investasi Gemilang, BP Batam Raih Penghargaan Nasional

12 November 2025

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS