Batam – Pemerintah Kota Batam berjanji akan rutin mengadakan Job Fair untuk membantu mempertemukan Pencari Kerja (Pencaker) dengan perusahaan. Kendati demikian, Walikota Batam Muhammad Rudi tetap mendorong tumbuhnya sektor-sektor usaha baru yang dipelopori oleh masyarakat kota Batam.
Hal ini disampaikan langsung oleh Walikota Batam Muhammad Rudi, saat membuka Job Fair 2022 di Sagulung, Senin (07/11/2022). Dia berharap, pertumbuhan wirausaha di Batam akan membuat warga tidak lagi hanya tergantung pada lowongan kerja di perusahaan.
“Jangan semua berharap kerja di perusahaan. Daerah yang maju daerah yang masyarakat nya mandiri. Wirausaha lebih baik meskipun kecil-kecilan,” ujarnya.
Menurutnya, komitmen Pemerintah Kota Batam dalam membangun infrastruktur, salah satunya adalah untuk mendorong pertumbuhan wirausaha. Karena, pertumbuhan infrastruktur diharapkan mampu mendorong sektor-sektor ekonomi yang saling berkesinambungan.
“Kalau pariwisata hidup, bapak ibu yang memiliki usaha sendiri tentu akan bangkit. Itu yang kita harapkan. Bagaimanapun lowongan kerja ini tetap ada batasnya,” imbau Rudi.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan kota Batam Rudi Sakyakirti dalam laporan menuturkan ada 32 perusahaan yang bergantungan dalam bursa lowongan kerja ini.
Total lowongan kerja sebanyak 1.880 lowongan kerja. Meskipun demikian Kadisnaker juga menyampaikan lowongan kerja ini tetap ada batasannya. Tidak bisa semua pelamar diakomodir.
“Perusahaan punya kriteria masing-masing untuk merekrut karyawannya. Lowongan memang cukup banyak tapi tetap dibatasi,” ujar Kadisnaker.
Kadisnaker pun menyampaikan harapan yang sama, agar masyarakat lebih aktif dengan usaha kemandirian agar tidak bergantung dengan perusahaan. (WN)



