Seorang yang dikenal tokoh masyarakat Sumatera Utara (Sumut) Albiner Sitompul meminta Wali Kota Bobby Nasution lebih serius menangani banjir di Kota Medan. Karena sejumlah ruas jalan dan pemukiman warga kembali terendam banjir pada Kamis, 18 Agustus 2022 pagi, akibat hujan deras yang terjadi sejak Rabu sore.
Menurut Ketua Yayasan Riandja Sangap Gabe Arta tersebut, Bobby Nasution harus instropeksi diri karena dinilai gagal menangani banjir di Kota Medan.
“Sudah 77 tahun Indonesia Merdeka, tapi persoalan banjir di Kota Medan ini belum bisa diselesaikan,” kata Albiner Sitompul, Kamis, 18 Agustus 2022.
Dikatakan, di masa kepemimpinan Bobby Nasution Kota Medan telah beberapa kali mengalami banjir, namun hingga saat ini belum ada penanganan serius yang dilakukan pemerintah kota.
“Penanganan banjir di Kota Medan ini harus dilakukan dari hulu ke hilir. Tidak cukup hanya memperbaiki gorong-gorong,” kata Albiner.
Mantan Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi Istana Presiden tersebut mengatakan, walikota harus secepat mungkin mengeksekusi pembangunan sumur-sumur resapan dan kolam retensi.
“Tanpa membangun kolam penampungan dan sumur-sumur resapan, sulit untuk mengatasi banjir di Kota Medan. Kalau hanya membangun gorong-gorong, itu hanya membantu mempercepat aliran air ke laut,” katanya.
Perkuat Kolaborasi
Oleh karena itu, Albiner juga meminta agar Bobby Nasution memperkuat kolaborasi dengan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi.
“Banjir inikan tidak mungkin bisa diselesaikan sendiri oleh Bobby Nasution maupun Edy Rahmayadi. Mereka harus kolaborasi. Apalagi Kota Medan ini merupakan Ibu Kota Provinsi,” katanya.
“Kalau Kota Medan banjir, bukan hanya Wali Kota yang malu, Gubernurnya juga ikut menanggung malu,” katanya.
Oleh karena itu, Penggagas Titik Nol Kilometer Islam Nusantara di Barus tersebut meminta agar Wali Kota Medan dan Gubernur Sumut bertemu dan menyelesaikan banjir di Kota Medan bersama-sama.
“Jangan hanya bersaing membangun citra untuk kepentingan Pilgub Sumut 2024, tapi juga harus bersinergi menyelesaikan banjir Kota Medan,” katanya.
Albiner mengatakan, jika Bobby Nasution punya keinginan untuk menjadi Gubernur Sumut, maka syarat paling utama adalah menyelesaikan persoalan banjir di Kota Medan.
“Tak perlu pencitraan macam-macam, bereskan aja banjir di Medan ini, Bobby akan dilirik masyarakat jadi gubernur. Kalau dia sukses pasti akan dipilih orang,” katanya.
Sejumlah wilayah di Kota Medan kembali terendam banjir pada Kamis pagi, 18 Agustus 2022. Banjir terjadi akibat hujan deras yang mengguyur Kota Medan dan sekitarnya sejak Rabu, 17 Agustus 2022.
Tidak hanya merendam sejumlah ruas jalan, banjir juga meringsek masuk ke pemukiman warga terutama yang berada di bantaran sungai.
Berdasarkan data BPBD Kota Medan, banjir yang terjadi pada Kamis pagi setidaknya merendam 137 rumah di Kampung Aur Kota Medan, Jalan Letjen Suprapto Lingkungan 3 Kelurahan Aur Kecamatan Medan Maimun.
Selain itu, banjir juga merendam 22 unit rumah warga di Jalan Jamin Ginting Kelurahan Padang Bulan Kecamatan Medan Baru. Sebanyak 70 unit rumah di Pinggiran Sungai Babura, Jalan Sari Rejo Kelurahan Beringin Kecamatan Medan Selayang juga ikut tergenang air.



