Senin, 20 April 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Gerai Alfamart dan Indomaret yang kerap berdampingan, belum diizinkan buka di Tanjungpinang. (Foto: Ist/ google search).
Gerai Alfamart dan Indomaret yang kerap berdampingan, belum diizinkan buka di Tanjungpinang. (Foto: Ist/ google search).

Alfamart dan Indomaret Belum Diizinkan Buka di Tanjungpinang, Rahma: Belum Layak Diserbu

3 Maret 2023
hms hms
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

TANJUNGPINANG – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang hingga saat ini belum mengizinkan dua ritel besar, yakni Alfamart dan Indomaret untuk buka di Kota Tanjungpinang.

Wali Kota Tanjungpinang, Rahma mengatakan Tanjungpinang bukan kota besar, sehingga pemenuhan kebutuhan masyarakat masih terakomodir melalui swalayan-swalayan yang ada di Tanjungpinang.

Ia menyebut, Tanjungpinang saat ini sudah memiliki supermarket hingga minimarket mencapai 106 unit, yang tersebar di seluruh penjuru Tanjungpinang.

Selanjutnya Rahma menambahkan, dengan luas geografis Tanjungpinang yang hanya sekitar 140 kilometer persegi dan jumlah penduduk sekitar 230 ribu jiwa, belum layak jika diserbu dengan puluhan ritel modern tersebut.

Berita Lain

Pemprov Kepri Bentuk Dewan Kebudayaan, Strategi Hadapi Ancaman Globalisasi

Empat Bintara Polda Kepri Resmi Tersangka, Proses Pidana Berjalan

20 April 2026, Kualitas Udara Batam Paling Bersih di Indonesia

Mobil Lepas Kendali Tabrak Kerumunan Warga di Karimun

“Mereka berencana buka 40-50 unit. Kalau dikali dua Alfamart dan Indomaret, maka setidaknya akan ada tambahan 100 unit ritel baru,” ungkapnya dikutip dari MC Tanjungpinang, Jumat (03/03/2023).

Sementara, sambungnya, produk yang disediakan dari dua ritel itu, juga umumnya tersedia di swalayan-swalayan yang sudah ada sekarang ini di Tanjungpinang.

“Dan yang terpenting dari alasan kami [Pemko Tanjungpinang] yaitu, untuk menjaga dan mendorong swalayan lokal agar bisa bertahan dan mampu berkembang menghidupkan perekonomian daerah,” tegas Rahma.

Disinggung soal penyerapan tenaga kerja, Rahma mengungkapkan bahwa saat pemaparan dari manjemen ritel tersebut, dari tujuh tenaga kerja di satu gerai hanya boleh empat tenaga kerja lokal.

“Untuk itu, masih banyak pertimbangan kami di Pemko, sehingga belum mengizikan dua ritel ini masuk ke Tanjungpinang,” pungkasnya. (*)

Berita Lain

Tim SAR saat melakukan evakuasi nelayan Anambas (Dok: SAR Anambas)

Dua Nelayan Selamat Usai Pompong Mati Mesin di Perairan Anambas

20 April 2026
Aparat kepolisian bersama polisi kehutanan melakukan patroli dan peninjauan langsung ke habitat bunga langka Rafflesia hasseltii di Anambas (Dok: Polsek Siantan)

Rafflesia Hasseltii Mekar di Anambas, Polisi dan Polhut Lakukan Pengawasan

20 April 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS