Kamis, 30 April 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Anggota Komisi IV DPRD Batam, Mochamat Mustofa. (Foto: Ist/ Dok.TribunBatam).
Anggota Komisi IV DPRD Batam, Mochamat Mustofa. (Foto: Ist/ Dok.TribunBatam).

DPRD: Penyerapan Tenaga Kerja Lokal di Batam Belum Optimal

9 Juni 2023
hms hms
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

BATAM- Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Batam, Muhammad Mustofa menungkapkan saat ini DPRD Batam menyelenggarakan uji publik program pembentukan peraturan daerah tentang rancangan peraturan daerah (Ranperda) penyelenggaraan penempatan tenaga kerja.

“Hal ini sangat penting untuk dibahas sebelum disahkan nantinya menjadi Perda dan bertujuan untuk mendorong penyerapan tenaga kerja lokal di industri Batam,” ujar Mustofa, Kamis, 8 Juni 2023.

Ia menyayangkan realisasi dari pemanfaatan dana Izin Menggunakan Tenaga Kerja Asing (IMTA) saat ini mencapai 100 persen, namun hasil dari pelatihan tersebut terbilang masih belum optimal.

“Sampai sekarang kami tidak mendapatkan laporan berapa tenaga kerja yang terserap oleh perusahaan. Seperti tahun ini Rp23 miliar digunakan untuk pelatihan pencari kerja, namun data ril berapa yang diserap tak ada,” katanya.

Berita Lain

Koreksi Ekspor Batam Awal 2026, BP Batam Siapkan Respons Terarah

RSBP Batam Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Dengan Mengadakan Kegiatan Benchmarking ke Rumah Sakit Tk. II dr. Soepraoen

Polisi Tangkap Pelaku Penikaman Driver Ojek Online di Batam

Wuling Eksion Resmi Dipasarkan di Batam, Harga Mulai Rp372 Juta

Berdasarkan data BPS Kota Batam pada tahun 2022 menunjukkan bahwa angkatan kerja kota Batam yakni sejumlah 745.545 jiwa, dimana 87.903 jiwa diantaranya adalah pengangguran.

Bahkan data rilis daya saing bahwa migrasi masuk ke Provinsi Kepulauan Riau terbesar yakni 46,40 persen, karena ada kesempatan kerja di Kota Batam.

Angka tersebut mengalahkan Kalimantan Utara (35,90 persen), DKI Jakarta sebesar (35,60 persen) Kalimantan Timur (33,30 persen) dan Papua Barat (31,60 persen).

“Penempatan tenaga kerja di Kota Batam ini, butuh semacam penguatan aturan. Sehingga bisa lebih maksimal bagi pelaku usaha dan pengusaha, Sehingga nantinya, tenaga kerja di Kota Batam bisa bekerja sesuai dengan kemampuan dan kualitas serta skill yang dimilikinya,” papar Mustofa.

“Jangan sampai anggaran habis tapi hasil takada. Apa yang dibutuhkan perusahaan, itu yang seharusnya digelar pelatihannya,” pungkasnya. (Irvan Fanani, repoter HMS)

Berita Lain

Pelaku penusukan driver ojek online di Batam (Dok: Polsek Bengkong)

Polisi Tangkap Pelaku Penikaman Driver Ojek Online di Batam

30 April 2026
Peluncuran mobil SUV 7-seater Wuling Eksion dalam pameran otomotif di Grand Batam Mall, Batam (Foto: Putra Gema Pamungkas)

Wuling Eksion Resmi Dipasarkan di Batam, Harga Mulai Rp372 Juta

30 April 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS