Selasa, 21 April 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Ketua DPP PDI Perjuangan Saleh Basarah. (Foto: Ist./tribunnews.com).

Ketua PDIP: Kalau Dukung Cawapres Lain, Harusnya Jokowi Sampaikan Ke Megawati

13 November 2023
H. Achmad Ristanto H. Achmad Ristanto
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPP PDIP), Ahmad Basarah menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) mestinya menyampaikan calon presiden yang didukungnya kepada Megawati Soekarnoputri sebagai ketua umum partai.

Berbicara di Posko Kemenangan Ganjar-Mahfud, Minggu, 12 November 2023, ia mulanya, membahas cara politik Megawati yang memegang teguh prinsip kehidupan berbangsa dan bernegara yang salah satunya terkait nilai berdemokrasi dan berhukum. Megawati, kata Basarah, membedakan masalah partai politik dan masalah kenegaraan.

Ditegaskan, Megawati hingga saat ini tetap memposisikan Jokowi sebagai Presiden Indonesia. Ia bahkan menyinggung momen Megawati menangis saat membela Jokowi yang dicaci maki.

“Maka sampai detik ini bu Mega menghormati pak Jokowi sebagai Presiden Republik Indonesia dan melarang kader-kader PDIP siapa pun dia, untuk melakukan tindakan-tindakan, perkataan-perkataan, ucapan-ucapan yang menyerang kewibawaan pak Jokowi sebagai seorang presiden. Itu tegas,” ujarnya.

Berita Lain

Basuki Targetkan 4.100 ASN Sudah Pindah ke IKN 2028

Pakubuwono XIV Purbaya Gugat Menteri Kebudayaan ke PTUN

Hutama Karya Percepat Kesiapan Pembangunan Konstruksi Jalan Tol Jambi–Rengat

Harga LPG Nonsubsidi 12 kg Naik Jadi Rp228 Ribu dari Rp192 Ribu

Hak Megawati

Lebih lanjut Basarah menegaskan, Megawati memiliki hak untuk mengusung capres-cawapres dari PDIP karena duduk sebagai ketua umum partai. Posisi Jokowi sebagai kader kebanggaan PDIP, mestinya mengerti mandat Kongres soal pengusungan capres-cawapres berada di tangan Megawati.

“Maka ketika pak Jokowi kemudian menginginkan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) yang lain, mestinya secara etika organisasi beliau menyampaikan dahulu hal ini kepada bu Megawati sebagai ketua umum PDIP. Karena itulah aturan mainnya (dalam) berpartai,” jelasnya.

“Maka kalau bicara berkomunikasi dengan bu Megawati dalam konteks kepartaian, seharusnya secara aturan organisasi kepartaian dan secara etika kepartaian yang menyampaikan atau setidak-tidaknya mendiskusikan tentang calon presiden lain yang mungkin diusulkan atau diinginkan oleh pak Jokowi didiskusikan dikonsultasikan dengan ibu Megawati,” sambung dia. (*)

Berita Lain

Ketua Umum Partai Gerindra yang Juga Presiden RI Prabowo Subianto di momen perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 Partai Gerindra di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Sabtu, 15 Februari 2025. (Foto: Ist./ Liputan6.com).

Elektabilitas Partai Gerindra Ungguli PDIP dan Golkar

14 April 2026
Sekjen PDI-P, Hasto Kristiyanto (tengah) saat ditemui di Sekolah Partai PDI-P, Rabu, 24 September 2025.(Foto: Ist./ Dok.kompas.com).

PDIP: Satu Tahun Prabowo-Gibran, Presiden Angkat Kembali Kepemimpinan Indonesia di Dunia

20 Oktober 2025

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS