Rabu, 11 Maret 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan (dua dari kiri) di Hotel Pullman Jakarta, Selasa, 19 September 2023. (Foto: Ist./Abdul Gani Siregar).

LBP: Saat Tangani Pembebasan Tanah di Rempang, Tidak Pernah Alami Masalah atau Konflik

20 September 2023
H. Achmad Ristanto H. Achmad Ristanto
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan, ungkap kisruh Pulau Rempang karena salah pendekatan. Pasalnya, saat dirinya menangani pembebasan tanah di sana, tidak pernah mengalami masalah atau konflik sedikit pun.

“Selama saya yang menangani banyak pembebasan tanah di Pulau Rempang tidak ada masalah,” kata LBP sebutan akrab Luhut Binsar Panjaitan kepada media di Hotel Pullman, Jakarta Barat, Selasa, 19 September 2023.

Menurutnya, konflik yang terjadi saat penggusuran di Pulau Rempang, Kepulauan Riau, ada yang salah dengan pendekatan yang dilakukan. “Ya Rempang itu mungkin ya sekarang lagi mau slow down . Saya pikir mungkin approach atau pendekatannya kemarin belum pas,” jelasnya.

Menurut Luhut, dalam menangani masalah pembebasan tanah perlu dilakukan justifikasi yang lebih mendalam. Seperti umumnya penduduk di Pulau Rempang ingin apa, jika tanah mereka digusur.

Berita Lain

KPK Cecar Ketum PP Japto soal Dugaan Terima Duit Pengamanan Hasil Tambang

Purbaya Pastikan BBM Subsidi Nggak Naik: Kita Masih Aman, Kuat!

PN Batam Tegaskan Kapal Sea Dragon Dirampas Negara

Para Menteri Kumpul di Hambalang, Bahas Swasembada Pangan dan Energi

Karena kalau harusnya justifikasi, rakyat itu pada umumnya mau, tidak ada masalah. Karena kalau mereka direlokasi ada yang mau dikasih rumah, dengan pekerjaan, sekolah dan sebagainya. Dan juga ada yang uang atau cash saja,” ungkapnya.

Akan tetapi dalam upaya pembebasan tanah tentu tidak luput muncul oknum provokator. Pihak yang mengadu-dombakan antara rakyat yang digusur dan pemerintah. “Kemudian yang provokator pasti ada, itu perlu dipisah-pisahkan. Jadi saya kira tidak ada masalah,” tandas LBP.

Komentar Presiden

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengomentari konflik yang terjadi di Pulau Rempang, Batam, terkait persoalan pengosongan lahan di Pulau Rempang, Kepulauan Riau, disebabkan komunikasi yang kurang baik. 

Presiden menambahkan bahwa konflik yang terjadi antara aparat keamanan dan warga Rempang itu tidak seharusnya terjadi, jika warga setempat diajak bicara dan diberi solusi atas rencana pengembangan proyek Rempang Eco-City oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam. “Karena di sana sebenarnya sudah ada kesempatan bahwa warga akan diberi lahan 500 meter plus bangunan tipe 45, tetapi ini tidak dikomunikasikan dengan baik. Akhirnya menjadi masalah,” kata Jokowi ketika ditemui di sela-sela kunjungannya ke Pasar Kranggot, Cilegon, Banten, Selasa, 12 September 2023.

Presiden kemudian menugaskan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia untuk memberikan penjelasan langsung kepada warga Rempang terkait pelaksanaan proyek investasi tersebut. Dikutip dari laman BP Batam, Rempang Eco-City merupakan salah satu proyek yang terdaftar dalam Program Strategis Nasional 2023 yang pembangunannya diatur dalam Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 7 Tahun 2023 yang disahkan pada 28 Agustus.

Proyek Rempang Eco-City merupakan kawasan industri, perdagangan, hingga wisata terintegrasi yang ditujukan untuk mendorong daya saing dengan Singapura dan Malaysia. Proyek tersebut akan digarap PT Makmur Elok Graha (MEG) dengan target investasi mencapai Rp381 triliun pada 2080. PT MEG merupakan rekan BP Batam dan Pemkot Batam. (*)

Berita Lain

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi. (Foto : BP Batam)

Muhammad Rudi Ajak Media Sampaikan Berita Positif tentang Rempang

15 Januari 2024
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi. (Foto: HMS./dok. pribadi).

Rudi Ajak Warga Rempang Dukung Pembangunan Rumah Contoh untuk Pemukiman Baru

11 Januari 2024

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS