Selasa, 19 Mei 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Seorang petani kelapa sawit Indonesia. (Foto: Ist./spks.or.id).

Moeldoko: Tiga Masalah Dihadapi Para Petani Sawit

17 November 2023
H. Achmad Ristanto H. Achmad Ristanto
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Ketua Dewan Pembina Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) Moeldoko mengatakan, ada tiga masalah yang saat ini dihadapi para petani sawit Indonesia.

Pertama, produktivitas perkebunan sawit rakyat yang masih rendah. Produktivitas tandan buah segar (TBS) perkebunan rakyat hanya berkisar 0,6 ton -1,2 ton per hektare per tahun. Sedangkan, produktivitas kebun korporasi 4,2 ton-4,5 ton CPO per hektare per tahun.

“Kedua, berkaitan dengan status lahan karena petani masih banyak yang masuk kawasan hutan,” katanya di Special Dialogue CNBC Indonesia, Kamis, 16 November 2023.

Dikutip dari CNN Indonesia , masalah yang ketiga terkait keberlanjutan usaha.

Berita Lain

KH Said Aqil Siradj Pastikan Tak Maju jadi Calon Ketum PBNU

Dilelang Rp87 Juta, Harley-Davidson Jadi Incaran di BPA Fair 2026

Tiga BPD di Sumatra Masuk “World’s Best Bank 2026”

Gubernur Pramono Resmikan Kelenteng Tian Fu Gong di PIK 2 Jakarta

Moeldoko yang juga Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) mengungkapkan, untuk memicu peningkatan produktivitas, pemerintah mencanangkan program peremajaan sawit rakyat (PSR). Namun, capaian PSR masih 280.620 hektare atau 56 persen dari target tahap pertama, yakni seluas 500 ribu hektare.

Menurutnya, kendala terbesar program ini adalah masih banyaknya perkebunan sawit rakyat yang masuk hutan.

Untuk menangani perkebunan dalam hutan, lanjutnya, pemerintah telah membentuk satgas sawit.

Satgas ini bertugas melakukan perbaikan, pembaruan data serta perbaikan tata kelola dan melakukan verifikasi perizinan usaha,” katanya.

Untuk masalah keberlanjutan usaha, pemerintah menerapkan kebijakan sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO).

“Selain beberapa upaya itu, pemerintah juga melakukan penguatan hilirisasi,” kata Moeldoko. (*)

Berita Lain

Direktur Penyidikan Jampidsus, Syarief Sulaeman Nahdi (kiri) didampingi Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna (kanan) di Gedung Kejagung, Jakarta Selatan. (Foto: Ist./ Kompas.com).

Tim Penyidik Kejagung Geledah Rumah Mantan Menteri KLHK Siti Nurbaya

31 Januari 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS