Jumat, 16 Januari 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Peluncuran Roadmap Pasar Modal Indonesia 2023-2027 di Jakarta, Selasa (31/01/2023). (Foto: Ist/ OJK).
Peluncuran Roadmap Pasar Modal Indonesia 2023-2027 di Jakarta, Selasa (31/01/2023). (Foto: Ist/ OJK).

OJK Luncurkan Roadmap Pasar Modal Indonesia 2023-2027, Usung Lima Pilar

31 Januari 2023
hms hms
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Dalam rangka memberikan pedoman arah pengembangan Pasar Modal Indonesia yang tangguh dan stabil di tengah kondisi global, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara resmi meluncurkan peta jalan (roadmap) Pasar Modal Indonesia 2023-2027.​

Roadmap tersebut juga diharapkan agar pengembangan industri Pasar Modal selaras dan seirama dengan sektor jasa keuangan lainnya, serta dalam rangka mendukung visi menjadikan Indonesia sebagai negara nomor lima dengan kekuatan ekonomi terbesar di dunia pada 2045.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Inarno Djajadi mengatakan, merespons berbagai tantangan dan peluang, termasuk perkembangan terkini atas implementasi Undang-undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK), OJK telah menyusun arah kebijakan untuk pasar modal selama lima tahun ke depan.

“Misi yang akan diemban selama lima tahun ke depan yaitu mewujudkan Pasar Modal Indonesia yang dalam, likuid, berdaya saing, terpercaya, serta tumbuh dan berkelanjutan,” ujar Inarno dalam acara Peluncuran Roadmap Pasar Modal Indonesia 2023-2027 di Jakarta, Selasa (31/01/2023).

Berita Lain

Waka Komisi II: Tak Masuk Akal Pemda Habiskan Rp1 M untuk Makan-Minum

TNI AL Kodaeral IV Batam Peringati Hari Dharma Samudera 2026

Komisi III DPR Mulai Bahas Pembentukan RUU Perampasan Aset

KC Whoosh 2025 Layani 6,2 Juta Penumpang, Magnet Baru Wisatawan Dunia

Dijelaskan, dalam roadmap mengusung lima pilar pengembangan pasar modal Indonesia yang ingin dicapai hingga 2027 mendatang. Pertama, akselerasi pendalaman pasar melalui keberadaan variasi produk dan layanan jasa sektor keuangan yang efisien.

Kedua, akselerasi program yang berkaitan dengan keuangan berkelanjutan. Ketiga, penguatan peran pelaku industri dalam pengembangan sektor keuangan yang sejalan dengan best practice dan market conduct.

Sementara keempat, peningkatan serangkaian upaya dalam rangka perlindungan investor. Kelima, penguatan layanan keuangan digital untuk penguatan kredibilitas sektor keuangan dan peningkatan kepercayaan masyarakat.

“Untuk mendukung pelaksanaan program dan rencana aksi dalam lima pilar pengembangan itu, OJK akan meningkatkan proses bisnis internal dan sinergi kelembagaan, transformasi kelembagaan, serta penguatan teknologi informasi sebagai faktor pendukung (enabler),” terangnya.

Dalam kesempatan itu, Inarno juga menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diraih sejumlah perusahaan tercatat Indonesia pada penilaian ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) 2021. (*)

Berita Lain

Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra Banong (kanan).(Foto: Ist./DOK. Humas Kemenpan-RB).

Waka Komisi II: Tak Masuk Akal Pemda Habiskan Rp1 M untuk Makan-Minum

16 Januari 2026
Komandan Kodaeral IV, Laksda TNI Berkat Widjanarko, S.E., M.Tr.Opsla melakukan
tabur bunga di Dermaga Mako Kodaeral IV Batam saat peringatan Hari Dharma Samudera 2026. (Foto: Ist./dok.PWI JAYA).

TNI AL Kodaeral IV Batam Peringati Hari Dharma Samudera 2026

16 Januari 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS