Selasa, 13 Januari 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Baliho Ganjar – Mahfud saat dicopot Satpol PP di Bali. (Foto: Ist./Detik-Bali).

PDIP akan Investigasi Pencopotan Baliho Ganjar – Mahfud di Bali

1 November 2023
H. Achmad Ristanto H. Achmad Ristanto
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Dewan Pengurus Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPP PDIP) akan melakukan investigasi terhadap pencopotan baliho Ganjar-Mahfud di Bali menjelang kedatangan Presiden Jokowi.

Pencopotan baliho di sepanjang jalan lokasi kunjungan kerja Presiden Joko Widodo itu disebut sesuai perintah dari Pj. Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya.

Ketua DPP bidang Kehormatan PDI Perjuangan Komarudin Watubun menegaskan, pihaknya akan melakukan investigasi terhadap pencopotan baliho Ganjar-Mahfud. Apalagi Bali merupakan salah satu ‘kandang banteng’. 

“Bali itu kan kita tau, kita tau Bali sarangnya banteng, kandangnya banteng jadi kalo sampai ada yang berani melakukan tindakan begitu, itu mereka harus segera melakukan investigasi ke bawah,” ujar Komarudin kepada wartawan di gedung Nusantara I, DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Selasa, 31 Oktober 2023. 

Berita Lain

Kata Bos Ciputra, Sektor Properti Bakal Melonjak Tahun 2026

Presiden Resmikan Kilang Minyak Terbesar di Balikpapan, RI Kurangi Impor BBM

HUT PDIP ke-53: Ketum Tandatangani Akta Notaris Pendirian Kantor Megawati Institute

Jokowi Ikut Disebut dalam Konstruksi Perkara Korupsi Eks Menag Yaqut

Termasuk Provokator

Dikatakan, pencopotan baliho itu termasuk sebuah provokator. Dia pun memperingatkan agar jangan coba-coba mengganggu PDIP. 

“Kalau banteng jangan diganggu, banteng kalo diam jangan diganggu, karena kalo dia bangun dia brutal, itu banteng,” tegasnya. 

“Jadi banteng enggak ada itu cengeng-cengeng itu banteng itu, cuman kalau diam jangan diganggu, itu berbahaya,” lanjutnya. 

Meski begitu, tambah Komarudin, PDIP berharap Pemilu 2024 dapat terlaksana dengan baik. 

“Kita harus berdoa supaya semua proses, semua kepentingan, semua urusan pribadi kelompok dibatasi supaya pemilih ini berjalan dengan baik,” katanya. 

Diberitakan sebelumnya, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Bali, Nyoman Rai Dharmadi menjelaskan pencabutan bendera PDIP dan baliho Ganjar Pranowo-Mahfud MD sesuai perintah dari Pj. Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya.

Dharmadi mengatakan, pencabutan bendera partai politik itu memang dilakukan di tiga lokasi Kunjungan Kerja (Kunker) atau kegiatan Presiden Jokowi di Kabupaten Gianyar serta di daerah Kota Denpasar, Bali.

“Sesuai dengan perintah Bapak Pj. Gubernur. Yang pasti, saya diminta untuk mencabuti atribut partai politik di lokasi acara,” kata Dharmadi, Selasa, 31 Oktober 2023.

Baliho PSI Juga Dicabut

Tidak hanya bendera Partai PDIP dan baliho capres-cawapres Ganjar Pranowo dan Mahfud MD yang dicabut, ada juga baliho lainnya dari partai politik yang juga dicabut.

Seperti baliho Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang menampilkan wajah Ketum PSI Kaesang Pangarep dan juga baliho PSI yang juga terdapat gambar Presiden Jokowi.

“Tidak memandang itu bendera PDI, Ganjar-Mahfud MD, tidak ada urusannya, tidak ada kaitannya. (Pencabutan) itu untuk membangun suasana netral, itu sebenarnya. Itu, mungkin menurut saya, karena benar juga sih agar tidak terkesan memihak-mihak salah satu (capres),” ujarnya.

“Termasuk beberapa titik di Renon (Kota Denpasar), di (restoran) Bendera kan ada (foto) Kaesang, itu kan kita cabuti juga. Termasuk baliho ada gambarnya Bapak Jokowi pun yang di baliho PSI, kita cabuti, tidak masalah itu. Perintahnya begitu, kita lakukan sesuai dengan apa yang disampaikan ke kita,” ujarnya.(*)

Berita Lain

Muhammad Mardiono (tengah) terpilih menjadi Ketua Umum DPP PPP dalam Muktamar X PPP di Ancol, Jakarta Utara, Sabtu, 27 September 2025. (Foto: Ist./CNN Indonesia).

Muktamar Ancol – Jakarta Aklamasi Pilih M. Mardiono Ketum PPP

28 September 2025
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menunjuk
Menteri Luar Negeri, Sugiono (kiri) menjadi Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, menggantikan Ahmad Muzani (kanan). (Foto: Ist./ Arsip Gerindra).

Setelah 17 Tahun Jadi Sekjen Partai Gerindra, Muzani diganti Sugiono

2 Agustus 2025

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS