Rabu, 22 April 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Penerbangan perdana pelayanan subsidi angkutan udara perintis penumpang di Korwil Dabo Singkep, dimulai, Senin (02/01/2023). (Foto: Ist/ Kemenhub RI).
Penerbangan perdana pelayanan subsidi angkutan udara perintis penumpang di Korwil Dabo Singkep, dimulai, Senin (02/01/2023). (Foto: Ist/ Kemenhub RI).

Penerbangan Angkutan Udara Perintis Dabo Singkep Dimulai

3 Januari 2023
hms hms
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI memulai penerbangan perdana pelayanan subsidi angkutan udara perintis penumpang di Koordinator Wilayah (Korwil) Dabo Singkep, dengan rute Dabo-Batam (pulang-pergi/PP) dan Dabo-Jambi PP, di Bandara Dabo, Senin (02/01/2023).

Direktorat Jenderal (Dirjen) Perhubungan Udara Kemenhub RI, Maria Kristi mengatakan, realisasi penerbangan perintis dilakukan setelah penandatangan Kontrak Angkutan Udara Perintis 2023 pada 30 Desember 2022. “Pada saat penandatangan, kami berkomitmen awal 2023 kegiatan angkutan udara perintis ini dapat beroperasi, dan alhamdulillah Korwil Dabo Singkep sudah memulainya,” ujar Maria.

Dijelaskan, subsidi angkutan udara perintis merupakan bagian dari fokus pemerintah untuk meningkatkan konektivitas dan mengatasi persoalan logistik di daerah terpencil, tertinggal, terluar dan perbatasan (3TP). Harapannya, masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah, dalam memenuhi kebutuhan dan keberlangsungan logistik.

Maria memerinci, terdapat 9 rute lain yang beroperasi di Korwil Dabo Singkep, antara lain Dabo-Batam PP 2 kali seminggu (Senin dan Jumat), Dabo-Jambi PP 1kali seminggu (Senin), Dabo-Tanjung Pinang PP 2 kali seminggu (Selasa dan Kamis), dan Tanjungpinang-Tambelan PP 2 kali seminggu (Selasa dan Kamis).

Berita Lain

Kepri Maksimalkan Layanan dan Akses untuk Pariwisata Berkelanjutan

Kepri Dorong Penggunaan Ikan Lokal untuk Menu MBG

Tanpa Event Internasional, Hotel Mewah di Batam Sulit Bangkit

Investasi Apple di Batam Masuk Tahap Produksi

Selain itu ada Dabo-Pekanbaru PP 2 kali seminggu (Rabu dan Sabtu), Dabo-TB Karimun PP 1 kali seminggu (Rabu), Tanjung Balai Karimun-Pekanbaru PP 1 kali seminggu (Rabu), Tanjung Pinang-Letung PP 1 kali seminggu (Minggu), dan Batam-Pasir Pangaraian PP 1 kali seminggu (Minggu).

“Semoga korwil-korwil lain bisa segera mengoperasikan pelayanan perintisnya agar manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat,” ungkapnya.

Ia menyebutkan, tahun ini (2023) penyelenggaraan dan rute angkutan udara perintis dilaksanakan di 21 Korwil dengan jumlah rute angkutan udara perintis sebanyak 220 rute penumpang dan 41 rute kargo.

Diketahui, kegiatan Angkutan Udara Perintis merupakan kerja sama antara Dirjen Perhubungan Udara melalui Direktorat Angkutan Udara dengan Badan Usaha Angkutan Udara (BUAU), untuk melayani jaringan dan rute penerbangan serta menghubungkan daerah 3TP atau daerah yang belum terlayani oleh moda transportasi lain.

Selain itu, kegiatan tersebut merupakan bukti nyata kehadiran pemerintah dan komitmen dalam penyediaan transportasi udara, dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi, pengembangan wilayah, guna mewujudkan stabilitas pertahanan keamanan negara, dan mendukung penurunan disparitas harga.

Pemerintah Daerah Apresiasi

Pemerintah daerah Dabo Singkep melalui Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lingga, Hendrizal mengapresiasi Kemenhub RI melalui Dirjen Perhubungan Udara yang telah memberikan ruang bagi Dabo Singkep khususnya daerah kepulauan, untuk memperluas konektivitas antar kabupaten dan provinsi melalui penerbangan perintis ini.

“Dan memang selama ini kami terus mlakukan komunikasi dan koordinasi terkait penerbangan perintis yg efektif sekali bagi pengguna angkutan udara untuk kepentingan yang sifatnya membutuhkan waktu segera atau cepat tiba di tujuan. Diharapkan ke depan akan terealisasi juga penerbangan dengan kapasitas pesawat yang lebih besar menyesuaikan dengan kondisi runway Bandara Dabo,” terang Hendrizal, Selasa (03/01/2023).

Ia menambahkan, sebelumnya telah dilakukan koordinasi bersama pihak bandara yang dalam hal ini Gubernur Kepri, Bupati dan Kabandara Dabo, membahas perluasan runway Bandara Dabo. “Dan Alhamdulillah telah mendapat respon yang positif dari bapak gubernur dan bupati Lingga,” ucapnya.

Maka ke depannya, tidak menutup kemungkinan Bandara Dabo akan dilayani dengan penerbangan pesawat yang lebih besar minimal ATR-70. “Karena sebelumnya Bandara Dabo pernah kedatangan pesawat sejenis ini (ATR-70) yang melayani rute antar kabupaten dan provinsi, bahkan di waktu zamannya penambangan timah yang sampai ke Jakarta,” pungkas Hendrizal. (Paino)

Berita Lain

Kawasan industri PT Bintan Alumina Indonesia (BAI) yang berlokasi di kawasan PSN GBKEK Bintan (Foto: Putra Gema Pamungkas)

Pengelola PSN GBKEK Bintan: Penolakan Nelayan Tak Mewakili Suara Mayoritas

22 April 2026
Ade Angga terpilih sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Kepulauan Riau (Dok: istimewa)

Terpilih Aklamasi, Ade Angga Pimpin Golkar Kepri Periode 2026-2030

22 April 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS