Kamis, 15 Januari 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Presiden Joko Widodo (tengah) duduk bersama lima ketua umum partai politik (dari kiri), Zulkifli Hasan (PAN), Prabowo Subianto (Gerindra), Airlangga Hartarto (Golkar), Muhaimin Iskandar (PKB) dan Mardiono (PPP). (Foto: Ist/ presiden.go.id).
Presiden Joko Widodo (tengah) duduk bersama lima ketua umum partai politik (dari kiri), Zulkifli Hasan (PAN), Prabowo Subianto (Gerindra), Airlangga Hartarto (Golkar), Muhaimin Iskandar (PKB) dan Mardiono (PPP). (Foto: Ist/ presiden.go.id).

Pengamat: Pembentukan Koalisi Besar Lima Partai, Bisa Rugikan PDIP

3 April 2023
H. Achmad Ristanto H. Achmad Ristanto
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – PDIP bisa rugi besar jika koalisi lima partai terbentuk. Pembentukan koalisi besar lima partai mencuat, usai pertemuan Presiden Jokowi dengan ketua umum PAN, Golkar, PKB, Gerindra, dan PPP di Jakarta pada Minggu 2 April 2023.

Pengamat politik Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga menyatakan hal tersebut seraya menambahkan, PDIP tak akan mampu melawan kekuatan politik dan finansial koalisi besar. Menurutnya, capaian-capaian PDIP di sejumlah lembaga survei tidak akan terwujud.

“Memang ini akan jadi kerugian besar bagi PDIP. Kenapa? Karena kita sejak reformasi melihat belum ada partai yang tidak berkoalisi bisa memenangkan pilpres,” ujarnya dikutip dari CNNIndonesia.com, Senin (3/4/2023).

Dikatakan, opsi terbaik bagi PDIP adalah bergabung dengan koalisi. Dia menyebut ada opsi PDIP bergabung dengan koalisi besar lima partai, ataupun Koalisi Perubahan pengusung Anies Baswedan.

Berita Lain

Bertemu PWI Pusat, Ketua MPR Mengaku Hatinya Masih Tetap Wartawan

Geledah Kantor Pusat Ditjen Pajak, KPK Sita Uang Tunai

Kata Bos Ciputra, Sektor Properti Bakal Melonjak Tahun 2026

Presiden Resmikan Kilang Minyak Terbesar di Balikpapan, RI Kurangi Impor BBM

“Kalau untuk mengejar menang, iya. Kalau untuk menang hattrick, tiga kali menang berturut-turut, sebaiknya berkoalisi,” terangnya.

PDIP punya opsi maju tanpa koalisi di Pilpres 2024. Mereka sudah punya tiket 20 persen kursi DPR RI untuk mencalonkan presiden dan wakil presiden tanpa bantuan partai lain.

Jamiluddin melihat opsi ini lebih bagus efeknya bagi demokrasi. Masyarakat akan disajikan dengan pilihan kandidat yang lebih banyak.

“Prinsip demokrasi kan memberi banyak alternatif. Kalau hanya dua pilihan, maka alternatifnya dikotomis, tidak baik bagi pertumbuhan di Indonesia,” ucapnya lagi.

Koalisi Besar

Diketahui sebelumnya, Presiden Jokowi bertemu lima ketua umum partai di Kantor DPP PAN, Warung Buncit, Jakarta Selatan, Minggu (2/4/2023). Mereka adalah Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dan Ketua Umum PPP Mardiono.

Surya Paloh dari Nasdem dan Megawati Soekarnoputri (PDIP) diundang, tetapi tidak hadir karena keduanya disebut sedang tidak ada di Jakarta.

Dalam pertemuan, para ketua umum partai itu membahas rencana pendirian koalisi besar. Koalisi itu adalah peleburan dari Koalisi Indonesia Bersatu (Golkar, PAN dan PPP), dan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (Gerindra dan PKB).

Wacana koalisi besar meleburnya poros-poros koalisi yang saat ini telah terbentuk kembali mencuat setelah disampaikan Ketum Golkar, Airlangga Hartarto. Koalisi besar juga bisa bersama NasDem, Demokrat, dan PKS yang baru mendeklarasikan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP).

Sedangkan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, usai pertemuan di Kantor DPP PAN, Jakarta, Minggu (2/4/2023) menyatakan, pihaknya merasa ada frekuensi yang sama, ada kecocokan dan kalau dilihat dari masing-masing pimpinan partai sudah masuk. (*)

Berita Lain

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait tinjau lokasi pendistribusian air bersih di Bengkong Harapan. (Foto: Humas BP).

Tanggapi Keluhan Masyarakat, BP Batam Tinjau Distribusi Air Bersih di Wilayah Bengkong Harapan II

14 Januari 2026
Pengurus PWI Pusat saat bertemu Ketua MPR RI Ahmad Muzani (empat dari kiri), Rabu, 14 Januari 2026 di Gedung MPR Senayan. (Foto: Ist./ Dok.PWI Pusat).

Bertemu PWI Pusat, Ketua MPR Mengaku Hatinya Masih Tetap Wartawan

14 Januari 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS