Senin, 20 April 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Seorang personel Brimob Polda Kepri, Toto Harianto mendapatkan perawatan medis setelah bahu kirinya terkena anak panah saat kericuhan di kawasan Tangki Seribu, Kelurahan Seraya, Kecamatan Batu Ampar. (Foto: Irvan Fanani)

Personel Brimob Terkena Anak Panah Saat Amankan Penggusuran Tangki Seribu Batam

5 Juli 2023
hms hms
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

BATAM- Seorang personel Brimob Polda Kepri, Brigpol Toto Harianto terkena anak panah saat mengamankan jalannya proses eksekusi penggusuran puluhan rumah liar (Ruli) di kawasan Tangki Seribu, Kelurahan Seraya, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam Ricuh, Rabu, 5 Juli 2023 pagi.

Toto terkena anak panah di bahu kirinya saat ia bersama para aparat lain dari Polri, TNI, Ditpam BP Batam dan Satpol PP Kota Batam terlibat kericuhan dengan warga yang tak terima rumahnya digusur.

Seorang saksi mata, Islah mengatakan, kericuhan berawal saat warga melihat kedatangan petugas sekitar pukul 09.30 WIB dengan melemparkan batu dan bom molotov.

Aksi warga ini kemudian dibalas petugas dengan tembakan gas air mata dan water cannon untuk meredam massa yang mulai menyerang dengan membabi buta.

Berita Lain

Empat Bintara Polda Kepri Resmi Tersangka, Proses Pidana Berjalan

20 April 2026, Kualitas Udara Batam Paling Bersih di Indonesia

‎Kasus Dugaan Penipuan di Batam Berakhir Damai, Namun Isu Pencemaran Nama Baik Masih Mengemuka

Kepala BP Batam Berharap Kolaborasi Lintas Sektor dan Kerja Keras Dapat Memperkuat Pertumbuhan Ekonomi

“Warga langsung melempar barikade petugas menggunakan batu dan bom molotov,” kata Islah, Rabu, 5 Juli 2023.

Melihat barikade petugas tetap maju, para warga kemudian menghujani petugas dengan anak panah.

“Ada satu petugas dari Brimob yang kena panah,” kata dia.

Pantauan di lokasi, sekitar pukul 10.00 WIB kericuhan tersebut berhasil diredam. Polisi berhasil menyita busur dan anak panah, parang, celurit, dan kayu yang telah dipakai oleh warga untuk menyerang aparat. Sejumlah warga yang dianggap sebagai provokator juga langsung diamankan oleh pihak kepolisian.

Setalah berhasil memaksa mundur warga. Petugas Satpol PP dan Ditpam BP Batam langsung menyusuri rumah-rumah warga dan melakukan pembongkaran. (Irvan Fanani, reporter HMS)

Berita Lain

Empat bintara Polda Kepri saat menjalani sidang kode etik (Dok: Humas Polda Kepri)

Empat Bintara Polda Kepri Resmi Tersangka, Proses Pidana Berjalan

20 April 2026
Pemandangan Kota Batam dengan latar belakang icon Welcome to Batam (Foto: Putra Gema Pamungkas)

20 April 2026, Kualitas Udara Batam Paling Bersih di Indonesia

20 April 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS