Senin, 20 April 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Presiden Jokowi menggelar konferensi pers secara daring terkait arus balik Mudik Lebaran 2023 dari Labuan Bajo NTT, Senin (24/4/2023). (Foto: Ist/ presidenri.go.id).
Presiden Jokowi menggelar konferensi pers secara daring terkait arus balik Mudik Lebaran 2023 dari Labuan Bajo NTT, Senin (24/4/2023). (Foto: Ist/ presidenri.go.id).

Presiden: Hindari Waktu Puncak Arus Balik

26 April 2023
H. Achmad Ristanto H. Achmad Ristanto
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Menghadapi arus balik Mudik Lebaran Tahun 2023, Pemerintah mengimbau masyarakat agar menghindari puncak arus balik dengan menunda jadwal kembali dari mudik.

Hal tersebut ditegaskan Presiden Joko Widodo (Jokowi), guna memecah penumpukan kendaraan yang diprediks terjadi pada puncak arus balik, 24 dan 25 April 2023.

“Untuk memecah penumpukan yang terjadi pada puncak arus balik di tanggal 24 dan 25 April 2023 secara bersamaan, pemerintah mengajak masyarakat yang tidak ada keperluan mendesak untuk menghindari puncak arus balik tersebut, dengan cara menunda atau memundurkan jadwal kembali mudik setelah tanggal 26 April 2023,” kata Presiden dalam keterangan resminya yang dikutip, Rabu (26/4/2023).

Imbauan tersebut disampaikan menyusul data dari Kementerian Perhubungan yang memprediksi, sekitar 203 ribu kendaraan setiap harinya dari arah timur jalan tol Trans Jawa dan dari arah Bandung akan melalui tol Jakarta-Cikampek.

Berita Lain

Hutama Karya Percepat Kesiapan Pembangunan Konstruksi Jalan Tol Jambi–Rengat

Harga LPG Nonsubsidi 12 kg Naik Jadi Rp228 Ribu dari Rp192 Ribu

Harga BBM Non-subsidi Naik Hingga Rp23.900/Liter

Dave Laksono Nyalakan Mesin Politik, Upaya Penambahan Suara Partai Golkar

Presiden menilai jumlah tersebut lebih besar jika dibandingkan dengan jumlah kendaraan normal yang melewati jalur tersebut.

“Tentu ini merupakan jumlah yang sangat besar dibandingkan dari jumlah normalnya yaitu 53 ribu kendaraan,” jelasnya.

Presiden Jokowi melanjutkan, ketentuan penundaan tersebut berlaku bagi ASN, TNI, Polri, dan BUMN ataupun pegawai swasta dengan teknis aturan yang diatur instansi atau perusahaan masing-masing.

Di samping itu, Kepala Negara juga mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat kembali ke kota tujuan masing-masing.

“Bapak, Ibu tetap hati-hati, patuhi semua aturan dan ikuti semua arahan petugas di lapangan,” ucapnya mengingatkan.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Jokowi mengaku bersyukur dengan kerja sama seluruh pihak yang terlibat serta masyarakat sehingga arus mudik kemarin berjalan baik.

“Alhamdulillah pemerintah dan seluruh pihak yang terlibat serta peran masyarakat, kita dapat mengelola arus mudik dengan sebaik-baiknya sehingga puncak arus mudik sepanjang sejarah beberapa hari yang lalu dapat kita lalui dengan baik dan lancar,” ungkap Presiden. (*)

Berita Lain

Benda misterius ditemukan nelayan mengapung di perairan Anambas (Dok: istimewa)

Benda Misterius Berbendera China Mengapung di Perairan Anambas

20 April 2026
Tim SAR saat melakukan evakuasi nelayan Anambas (Dok: SAR Anambas)

Dua Nelayan Selamat Usai Pompong Mati Mesin di Perairan Anambas

20 April 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS