Kamis, 15 Januari 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto (Foto: Ist/ Dok.PDIP).
Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto (Foto: Ist/ Dok.PDIP).

Sekjen PDIP Ingatkan Kembali Instruksi Jangan Salahgunakan Kekuasaan

17 April 2023
H. Achmad Ristanto H. Achmad Ristanto
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (Sekjen PDIP) Hasto Kristiyanto mengingatkan instruksi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, untuk senantiasa tidak menyalahgunakan kekuasaan.

Hal tersebut disampaikan di Jakarta, Sabtu (15/4/2023) terkait kasus Wali Kota Bandung Yana Mulyana, yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Meskipun Yana berasal dari Partai Gerindra, Hasto tetap menegaskan kembali perintah Megawati agar setiap kader partai yang menjadi kepala daerah, tidak menyalahgunakan kekuasaan dalam melaksanakan amanah rakyat.

“Kami mengingatkan kembali begitu mendengar adanya OTT, kami mengeluarkan instruksi kembali untuk mengingatkan seluruh kader-kader PDI Perjuangan tidak menyalahgunakan kekuasaan,” terang Hasto.

Berita Lain

Bertemu PWI Pusat, Ketua MPR Mengaku Hatinya Masih Tetap Wartawan

Geledah Kantor Pusat Ditjen Pajak, KPK Sita Uang Tunai

Kata Bos Ciputra, Sektor Properti Bakal Melonjak Tahun 2026

Presiden Resmikan Kilang Minyak Terbesar di Balikpapan, RI Kurangi Impor BBM

Ia menekankan, Ketua Umum Megawati telah berulang kali mengingatkan kepada para kader untuk tidak menerima gratifikasi dan sebagainya. Hal ini, menurutnya, bentuk konsistensi ideologi partai, meskipun diakui masih ada kader PDI Perjuangan terciduk KPK.

“Jangan pernah menyalahgunakan kekuasaan. Itu pesan Ibu Mega. Dan kami menjawab melalui pendekatan sistem pencegahan, tetapi juga memberikan sanksi yang tegas bagi kader-kader PDI Perjuangan yang terlibat korupsi,” ujarnya.

Wali Kota Yana terjaring operasi KPK pada Jumat malam, 14 April 2023. Ia ditangkap bersama delapan orang lainnya, termasuk pejabat dari Dinas Perhubungan Kota Bandung.

KPK menyebut OTT ini berkaitan dengan suap program smart city. Yana diduga menerima dana ilegal terkait pengadaan CCTV dan jaringan internet.

Yana dilantik sebagai Wali Kota Bandung pada 18 April 2022. Ia awalnya Wakil Wali Kota yang mengisi jabatan Wali Kota Oded M Danial, yang meninggal dunia pada 10 Desember 2021.

Dia memulai karir politiknya di Partai Gerindra pada 2018. Saat itu Yana maju menjadi calon Wakil Wali Kota Bandung bersama Oded M Danial dan terpilih. (*)

Berita Lain

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait tinjau lokasi pendistribusian air bersih di Bengkong Harapan. (Foto: Humas BP).

Tanggapi Keluhan Masyarakat, BP Batam Tinjau Distribusi Air Bersih di Wilayah Bengkong Harapan II

14 Januari 2026
Pengurus PWI Pusat saat bertemu Ketua MPR RI Ahmad Muzani (empat dari kiri), Rabu, 14 Januari 2026 di Gedung MPR Senayan. (Foto: Ist./ Dok.PWI Pusat).

Bertemu PWI Pusat, Ketua MPR Mengaku Hatinya Masih Tetap Wartawan

14 Januari 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS