Sabtu, 18 April 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Petugas bea cukai gunakan alat pemantau x-ray untuk medeteksi barang bawaan para penumpang di suatu bandara. (Foto: Ist./kantor bea cukai).

Ceritera Koper Anak Mantan Presiden, Diobrak-abrik Petugas Di Bandara Soetta

4 Mei 2024
H. Achmad Ristanto H. Achmad Ristanto
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Seorang anak Mantan Presiden Indonesia curhat di media sosial, terkait pengalaman tidak menyenangkan berhadapan dengan petugas Bea Cukai di Bandar Udara Soekarno Hatta (Bandara Soetta), Tangerang, Banten.

Ia adalah Alissa Wahid, putri pertama H. Abdurrahman Wahid alias Gus Dur yang pernah menjabat Presiden Indonesia Ke-4.

Sebagai anak mantan Presiden Indonesia, ia mengaku miris atas perlakuan dan cara petugas Bea Cukai kepada penumpang saat melakukan pemeriksaan barang bawaannya dari luar negeri.

Pengalaman tidak menyenangkan itu diceritakan lewat media sosial twitter pribadi dengan menuliskan secara rinci kronologi peristiwa saat kopernya diobrak-abrik petugas Bea Cukai.

Berita Lain

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia

Forbes: Budi dan Michael Hartono dengan Kekayaan US$43,8 Miliar Bertahan di Posisi Pertama

KontraS Duga Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Bukan Atas Kehendak Pribadi

Ketua Ombudsman Yang Ditangkap Kejagung Miliki Kekayaan Rp4 Miliar

Baca Cuitan

Awalnya Alissa hanya menyimpan kisah pengalaman tidak menyenangkan tersebut dan tidak membagikannya kepada orang lain atau bahkan publik.

Namun suatu ketika tanpa sengaja ia membaca cuitan dari netizen di twitter yang mengeluhkan soal sikap petugas Bea Cukai saat melakukan pemeriksaan kepada dirinya.

Alissa pun lantas memberikan tanggapan pada cuitan tersebut dengan turut membagikan kisahnya, hingga akhirnya publik pun dibuat kaget lantaran pengalaman tidak menyenangkan tersebut pun bisa dialami anak mantan presiden.

Bukan hanya koper yang diobrak-abrik, Alissa juga mengaku disangka TKW Taiwan oleh petugas hingga dicecar banyak pertanyaan saat memeriksa dirinya.

“Maaf nyamber. Suatu ketika saya pulang dari Konperensi di Taiwan. Di (bandar udara) Cengkareng, saya diarahkan menuju meja pemeriksaan yang di dalam itu.

Mbak petugas nanya: “Kamu pulang kerja ya, di Taiwan? Berapa lama kerja di sana? Bawa apa aja? Buka kopernya,” tulis Alissa Wahid dikutip Hops.ID dari Suara.com pada Kamis, 2 Mei 2024.

Saking banyaknya pertanyaan yang dilontarkan petugas Bea Cukai, Alissa Wahid pun akhirnya mengaku sebagai pekerja LSM, sehingga dia tahu betul bagaimana penumpang biasa diperlakukan.

“Nada bicaranya bener-bener intimidatif sih menurut saya. Padahal saya bukan orang yang kecil hati. Pas hadap-hadapan sama polisi di depan GKI Yasmin aja, saya berani adu ngeyel,” katanya.

Bahkan dia membandingkan pengalaman pribadinya yang lain saat berhadapan dan beradu langsung dengan polisi masih berani mengeyel, namun berbeda saat diinterogasi petugas Bea Cukai.

Langsung Viral

Curhatan Alissa Wahid sebagai tokoh yang cukup disegani di tanah air pun langsung viral dan menjadi perbincangan publik terkait perlakuan yang diberikan petugas Bea Cukai tersebut.

Meski begitu Alissa tidak mempermasalahkan lebih lanjut, terkait pengalaman tidak menyenangkan itu, dia hanya sekadar membagikan ceritanya di media sosial.

Sebagai tambahan informasi pemeriksaan barang bawaan penumpang dari luar negeri memang sudah menjadi tugas dan wewenang dari Bea Cukai agar dipastikan barang yang dibawa tidak termasuk pelanggaran.

Untuk itu ada baiknya sebagai warga negara Indonesia yang hendak bepergian ke luar negeri terlebih dahulu mempelajari aturan Bea Cukai terkait membawa barang. (*)

Berita Lain

Ditjen Bea dan Cukai segel
empat yacht asing di Pantai Marina Jakarta Utara, karena dugaan penyalahgunaan fasilitas impor. (Foto: Ist./ merdeka.com).

Hasil Patroli HVG, Ditjen Bea Cukai Segel 29 Kapal Yacht

12 April 2026
Petugas Bea Cukai Batam saat memeriksa isi kontainer limbah di Pelabuhan Batu Ampar (Dok: Bea Cukai Batam)

Ratusan Kontainer Limbah B3 Masih Menumpuk di Batuampar

11 April 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS