Senin, 20 April 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Presiden Joko Widodo ungkap alasan pemerintah bagikan bantuan beras. (Foto: Ist./dok.Bulog).

Harga Beras Naik Pemerintah Bagikan Bantuan Kepada 22 Juta Warga

20 Februari 2024
H. Achmad Ristanto H. Achmad Ristanto
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) buka-bukaan mengungkap alasan pemerintah membagikan bantuan pangan beras 10 kilogram ke 22 juta orang warga. Bantuan beras diberikan karena harga beras mengalami kenaikan.

Bukan cuma di Indonesia, di seluruh negara di dunia pun mengalami kenaikan beras. Bila beras diimpor pun harganya pasti akan mahal ketika dijual di dalam negeri.

“Jadi kenapa pemerintah memberikan beras sebulan 10 kg? Karena kita tahu harga beras di seluruh negara sekarang naik,” ujar Jokowi saat memberikan bantuan beras di Gedung Kawasan Pertanian Terpadu, Kota Tangerang Selatan, Banten, Senin, 19 Februari 2024 seperti dilansir Detikom.

Dijelaskan, saat ini harga beras mengalami kenaikan secara luas di seluruh negara. Harga beras naik karena produksi yang berkurang. Di Indonesia, produksi berkurang karena perubahan iklim yang ekstrim. Hal itu membuat gagal panen terjadi.

Berita Lain

Hutama Karya Percepat Kesiapan Pembangunan Konstruksi Jalan Tol Jambi–Rengat

Harga LPG Nonsubsidi 12 kg Naik Jadi Rp228 Ribu dari Rp192 Ribu

Harga BBM Non-subsidi Naik Hingga Rp23.900/Liter

Dave Laksono Nyalakan Mesin Politik, Upaya Penambahan Suara Partai Golkar

Maka dari itu, pemerintah perlu memberikan bantuan pangan beras 10 kilogram. Hal ini dilakukan untuk meringankan beban masyarakat karena kenaikan harga beras tersebut.

“Pemerintah kita membantu bantuan beras ini agar meringankan ibu-ibu dan bapak-bapak semuanya karena harganya naik tadi,” ungkapnya.

Presiden Jokowi menyatakan, pemerintah akan melanjutkan bantuan pangan beras 10 kilogram hingga Juni 2024. Bila APBN mencukupi, program ini akan terus dilanjutkan.

“Jadi ini Januari, Februari, Maret, April, Mei, Juni. Nanti setelah Juni kita lihat APBN-nya mencukupi atau tidak. Kalau mencukupi program ini kita lanjutkan,” ujar Jokowi.(*)

Berita Lain

Jokowi bersama keluarga hadir dalam acara open house Presiden Prabowo di Istana Merdeka Jakarta. (Foto:
Ist./ Biro Pers Sekretariat Presiden).

Jokowi-Iriana Hadiri Open House Prabowo di Istana Merdeka

22 Maret 2026
Ketua Umum Bara Jokowi Presiden atau Bara JP, Willem Frans Ansanay saat ditemui di Kompleks Museum Joang '45, Menteng, Jakarta, Sabtu, 13 September 2025. (Foto: Ist./ Kompas.com).

Bara JP Dapat Amanat Jokowi, Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode

14 September 2025

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS