Selasa, 9 Desember 2025
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Grand Inna Bali Beach, salah satu grup PT Hotel Indonesia Natour (Persero). (Foto: Ist./dok.Instagram @innahotels)

Menteri BUMN Ajak Pemilik Burj Khalifa Mampir Ke Sanur Bali

27 Mei 2024
H. Achmad Ristanto H. Achmad Ristanto
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengajak pengusaha properti asal Uni Emirat Arab (UAE), Mohammed Ali Rashed Alabbar, mampir ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur, Bali di sela kunjungannya ke Indonesia.

Alabbar adalah pendiri Emmar Properties yang merupakan pemilik gedung tertinggi di dunia, Burj Khalifa.

Hal itu dibagikan Erick dalam unggahan akun Instagram resmi @erickthohir pada Minggu, 26 Mei 2024.

“Bali adalah pulau ketiga yang kami kunjungi hari ini. Saya mengajak founder Emaar Properties, Mr. Mohamed Ali Rashed Alabbar melihat hotel The Meru Sanur. Hotel yang dulu bernama Grand Inna Bali Beach ini, salah satu fasilitas bertaraf internasional yang disediakan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur,” tulisnya.

Berita Lain

Sikap PDIP Tentang Pilkada Oleh DPRD Akan Dibahas Dalam Rakernas

SKK Migas Umumkan Penemuan Gas Signifikan di Sumur Konta-1 Dir, Kalimantan Timur

Kekhawatiran Mualem, Korban Bencana Mati Kelaparan di Daerah Terisolir

Ma’ruf Amin Ungkap Empat Kesimpulan Rapat Forum Sesepuh dan Mustasyar NU

Erick juga menerangkan, KEK Sanur akan menjadi destinasi wisata berkelanjutan dan terintegrasi bertaraf internasional. Selain memiliki fasilitas hotel bintang lima dan convention center, KEK Sanur juga akan dilengkapi fasilitas kesehatan berupa rumah sakit bertaraf internasional.

“Ini adalah salah satu tonggak destinasi wisata yang dapat mendorong kebangkitan ekosistem pariwisata dan perekonomian di Indonesia,” ujar Erick.

Diajak Ke IKN

Selain Bali, Alabbar juga diajak ke sejumlah daerah lain di antaranya proyek ekowisata di Labuan Baju, NTT; Bandara Soekarno-Hatta; hingga Bandara Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Senang bisa memperlihatkan progres pembangunan IKN yang akan menjadi ibu kota Indonesia di masa depan,” ujar Erick dalam unggahan terpisah.

Emaar Properties–mengutip dari situs resminya–memiliki aset bersih hingga mencapai US$37,6 miliar (per31 Desember 2022), sehingga menjadikannya sebagai salah satu perusahaan terkemuka dan bernilai di dunia.

Selain di Uni Emirat Arab, Emaar Properties juga memiliki aset dan proyek di sejumlah negara. Beberapa di antaranya di Mesir, Amerika Serikat (AS), Turki, India, Pakistan, Arab Saudi, Maroko, dan Libanon.

Emaar Properties juga pemilik sejumlah aset yang bernilai di UEA yakni selain menara Burj Khalifa juga Air Mancur Dubai (Dubai Fountain), The Storm Coaster, Dubai Marina Mall, Dubai Mall, hingga Dubai Aquarium & Underwater Zoo. (*)

Berita Lain

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono melaporkan progres pembangunan IKN ke dua Wakil Menteri Sekretaris Negara, Juri Ardiantoro dan Bambang Eko Suharyanto. (Foto: Ist /CNN Indonesia).

Kepala Otorita IKN ke Istana Jakarta Lapor Perkembangan Pembangunan

4 Oktober 2025
Ibu Kota Nusantara/IKN (Foto: Ist./ detikcom).

Penjelasan Kepala KSP Tentang IKN Pada 2028 Ibu Kota Politik

23 September 2025

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS